OtomotifZone.com – Jakarta. Masih seputara INDODRAG yang berbarengan dengan FDR Day (15/12) di Sirkuit NP PEMDA Tigaraksa, Banten. Ada kisah sedih dari M Dhiba untuk bisa juara di kelas Sport 155 Frame STD Open. Sampai motor bisa tembus 7.0 detik dan berhasil menjadi yang tercepat.
Ternyata ada kisah sedih dari perjalanan balap M Dhiba bersama team TANZ RACING ANGGORO PRIVATER LOS. Dhiba bersama team harus banting tulang untuk berangkat menuju event besar ini. Sampai sampai Dhiba harus mengeluarkan kocek dari kantong sendiri untuk berangkat.

“ Alhamdulillah saya bisa juara mas di kelas Ninja Frame STD ini. Motor yang saya siapkan bersama team tidak sia sia. Meski sedih mas kalau diceritain perjuangannya,” ujar M Dhiba langsung kepada OtomotifZone.com.
Lanjutnya,” Sebenarnya yang punya motor tidak berangkatin kita. Tapi karena mekaniknya mau balap, mereka sampai cari sponsor untuk balap di INDODRAG. Dan sampai saya juga bantu untuk jajan anak anak juga mas,”
Motor yang sudah dipersiapkan sejak jauh jauh hari ini hampir hampir tidak berangkat. Ujung ujungnya masalah finansial pastinya. Tapi semua terbayar akibat kerja keras team dan Dhiba. Mereka mampu menjadi yang tercepat dan tembus waktu 7.0 Detik. Gila ini menjadikan motor Ninja Frame STD berwarna hijau itu jadi motor terkencang di kelas Frame STD.
“ Motor sudah kita siapkan mas. Setting kurang lebih 2 minggu dan saat kita lihat jalan jalannya enak kita rasa motor ini bisa bersaing. Makannya kita perjuangkan dan berhasil menjadi juara. Hasilnya juga tidak mengecewakan,” tutup Dhiba.
Perjuangan luar biasa membuahkan hasil yang luar biasa. Sekali lagi selamat untuk Dhiba dan pantengin beritanya terus di OtomotifZone.




