Beranda Internasional International Championship Motocross 2015 Karanganyar, Pembalap Asing Bukan Kendala

International Championship Motocross 2015 Karanganyar, Pembalap Asing Bukan Kendala

0
2987

OtomotifZone.com-Solo. Semua yang ada di sirkuit kemarin pasti ingin tahu gimana aksi kejar-kejaran antara pembalap lokal dengan pembalap Australia, Malaysia, Jepang dan Thailand di Podium Of Battle International Championship Motocross di sirkuit Option Platinum, Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar 13 Desember 2015 kemarin.

Dua kelas yang menjadi kelas Internasional yakni MX2 dan SE85cc. “MX2 Internasional gabungan antara pembalap murni Mx2, Mx Junior dan Mx Junior Plus. Karena yang dari Junior dianggap mampu bersaing sekaligus bisa memotong waktu. Takutnya hujan terus jadwal molor,” ucap Pak Dadan HP Suriadinata selaku pimpinan lomba.

Di kelas Mx2 Internasional bergelut dengan dua kondisi. Moto1 panas nyos.. Sudah bisa di tebak juaranya, kalau gak juara ya mbledos motornya. Siapa lagi kalau bukan Lewis Stewart. Sudahlah gak usah bahas dia, LS7 tidak ada lawan. Holeshoot di raih juara nasional kelas MX Junior Joshua Patipi. Andre Sondakh langsung ambil alih pimpinan jalannya lomba. Setengah putaran dari total waktu 30mnt plus 2 lap milik dia. Selepas itu milik Husqvarna bernomor 7.

Tiga pembalap Asia hanya Daiki Baba yang bisa masuk 3 besar. “Saya tidak bisa maksimal, kamis saya masuk rumah sakit karena perut sakit. salah makan.” kata Daiki Baba yang bukan sodaranya Ucok Baba. Plis, bercanda.. Pembalap Jepang bernomer 42 itu hanya bisa bertahan.Kalau dilihat-lihat Baba pakai motor milik Jose Rompas, tabengnya mirip ada tulisan Policenya.

Daiki Baba, kendala sakit perut.
Daiki Baba, kendala sakit perut.

Beralih ke pembalap Thailand, Moto1 hanya bisa finish ke 6. “Motor saya tahun 2011. Daya tahan pasti tidak seperti motor baru. Tetapi saya harus bisa fighting,” kata Thanarat Penjan yang memakai nomor start 71. Sedang yang dari Malaysia, Moh Murhafizi harus gigit jari. Cuma liburan ke Indonesia. “Saat kualifikasi baik-baik saja tetapi di Moto1 tidak tahu kenapa suspensi depan rusak. Jadi saya terpaksa tidak balap di Moto2 nanti,” sesal pembalap tinggi kurus ini.

Md Murhafizi, hanya balap 6 lap di Moto1,, DNS di Moto2 karena suspensi depan rusak.
Md Murhafizi, hanya balap 6 lap di Moto1,, DNS di Moto2 karena suspensi depan rusak.

Moto2 hanya peralihan Daiki Baba dan Andre Sondakh di nomer 2 dan 3. Tanah licin karena gerimis luar biasa beratnya. “Kalau kering layoutnya enak, tapi kalau basah licinnya luar biasa,” kata Ivan Harry yang di dua moto hanya nangkring di urutan 4. Ditunggu tunangannya mungkin bikin keder..

IMG_9066
Kitsada Jamroonjaree unggul di moto1 SE85cc.

Kelas SE85cc Moto1 pembalap Temanggung, eh Thailand yaitu Kitsada Jamroonjareet di lihat biasa saja. Sama seperti Daffa Saputra lawan Excel atau Raffi saat di Kejurnas Motocross. Moto 1 lawannya cuma Raffi Ade, itu karena Daffa alami masalah di Moto1. Saling sikat dengan pembalap Thailand sebelum motor pembalap nomer 23 itu mengendur..

Daffa Saputra gantian di Moto2.
Daffa Saputra gantian di Moto2.

Giliran Moto2 persiapan matang giliran di bantai. Daffa leading 20 detik bukan karena kurang jauh lagi leadingnya. Dia terjatuh didekat area paddock. Kalau nggak jatuh sudah ninggalin 50 detik tuh.. “Pembalap Indonesia sama beratnya dengan Thailand, untuk juara harus berusaha keras,” kata Juara Nasional Motocross Thailand kelas 85cc ini. 85cc Nasional ada tajinya, jangan anggap enteng. International Motocross Palembang kemarin Indonesia juara juga..

Penulis : Hafid

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses