OtomotifZone.com-Lubuklinggau. Sebuah berkah bagi OtomotifZone.com hadir diajang AG Production Matic Race Walikota Lubuklinggau 2018, rasa kantuk nan melelahkan akibat delay pesawat selama 4 jam karena cuaca buruk rupanya berbuah manis.
Tanpa disengaja, event Matic Race yang digelar di Sirkuit NP Gor Petanang kota Lubuklinggau Minggu hari ini (11/2), Sumatera Selatan ini ternyata IRC sedang melakukan ujicoba produk barunya khusus untuk kelas matic.
Usut punya usut, ternyata, Dodiyanto, sang kreator Fasti series ini secara diam-diam melakukan ujicoba langsung dalam sebuah event, ban apakah gerangan yang sedang diujicoba 2 pembalap wanita dan 2 pembalap Pria ini, ternyata oh ternyata, IRC Tire punya varian baru tapi muka lama, IRC Fasti Pro adalah ban yang sudah lama malang melintang dikancah MotorPrix nasional, namun yang direlease dievent ini adalah IRC Fasti pro khusus matic dengan spesifikasi diameter 14 inc, 90/80.

Hasilnya ajib punya, Ficicella dan Ayatushifa sebagai tester dikelas Matic wanita mampu menjuarainya. Pembalap Ficichella KW menjadi jawara Matic TU 130 cc wanita open, dan dikelas Matic std s/d 130 cc wanita open dari team Indela racing mampu menjadi runner up.
Sementara Ilham Onga menjadi jawara kelas Matic std s/d 130 cc open, sementara Larangga OR menjadi jawara 2 dikelas matic TU 130 cc Open dan podim 4 matic std s/d 130 cc Open.
Fasti Pro Matic memang sama persis dengan ban IRC Fasti Pro versi bebek, yang membedakan hanya diameter saja, ini yang dianggap masyarakat umum hanya tinggal potong, meski sebenarnya riset turunnya IRC Fasti Pro kusus Matic ini membutuhkan waktu 1 tahun sebelum ban jawara ini dilempar ke kancah racing matic.

“Sound of Customer adalah langkah awal kami melakukan riset sehingga IRC Fasti Pro khusus matic ini kami produksi, banyaknya permintaan dari publik motorsport agar IRC Fasti Pro tidak hanya milik motor bebek, namun juga untuk matic diproduksi, akhirnya kami semakin yakin bahwa suksesnya Fasti Pro diajang MotorPrix memberi efek positif untuk melahirkan ban IRC Fasti Pro untuk matic, kenapa kami tidak melakukan riset di Jawa, salah satu alasan karena event matic race ini menjadi awal memperkenalkan IRC Fasti Pro ke publik lewat team, meski secara resmi lauching akan kami lakukan beberapa waktu mendatang diputaran 1 Sumatera Cup Prix”, papar Dodiyanto, marketing Development PT Gajah Tunggal, produsen ban IRC.
Kenapa launching dilakukan di hajatan SCP seri perdana, karena kelas matic wanita menjadi jelas wajib disamping 2 matic open untuk pembalap pria, Ajib kan.
Nah lhoo…gara-gara selalu mendengar, menanggapi dan berkomunikasi Medsos, IRC mampu melahirkan ban legenda baru diajang matic dengan melahirkan IRC Fasti Pro.
Mau berjaya seperti balap motor tanah air, IRC Fasti Pro pilihan tepat.
Penulis : Edi Batrawan | photo : Edmol




