OtomotifZone.com – Madura. Usai sudah ajang bergengsi kejuaraan daerah balap motor garapan IMI Pengprov Jatim kemarin di Bangkalan Madura (1/12). Seri ke 6 yang merupakan Grand Final kini memilih di kawasan alun – alun kota Bangkalan sebagai sirkuit dadakannya. Jika ditahun – tahun lalu kejurda merupakan ajang untuk menentukan prestasi para pembalap Jawatimur ke jenjang pra PON, tetapi kini sudah tidak lagi. Apa masalah yang timbul di IMI Jatim sehingga kejurda balap motor Jatim bergeser menjadi bukan yang diunggulkan. Benarkah ternyata prestasi pembalap Jatim tak harus lewat kompetisi setingkat kejurda dan sebagainya. “ Sekarang kita lihat dari kacamata mana prestasi pembalap Jatim saat ini, sebagai contoh Samhan pembalap asli Sampang Madura bisa Go Internasional memang bukan sebagai juara kejurda. Tetapi seperti Idries juara pemula B kini direkrut tim dari Jawabarat di Kejurnas Motoprix kemarin “ terang Ir. Joni Purnomo Ketua Juri Lomba juga Ketua Harian IMI Jatim.
Kejurda kini tak ubahnya sebagai kejuaraan terbuka seperti yang lain dan malah tertinggal soal hadiah utama di Grand Finalnya. Jika ditahun – tahun lalu Ipong Kancil local hero Madura berhak sebuah motor di grand final kejurda, kini podium tak lagi dihiasi selebrasi penyerahan hadiah utama dari Ketum IMI Jatim ke pemegang poin tertinggi . “ Grand final kejurda ini ada kok hadiahnya sebuah motor Honda, hanya mungkin kendala teknis dari dealer dan jelas Juni AS sebagai pemenangnya “ imbuh Bambang Haribowo ketua Umum IMI Jatim.
Sedangkan pemula A diduduki Mamang pembalap asal Sampang tak terkejar di Mp3 dan Mp4 ,pemula b tetap Idries SM juga asal Sampang belum tergeser Virjohn Siyasi dan Muhajrin.
Penulis : Diki | Foto : Diki

