OtomotifZone.com – Sumedang. Usai sudah gelaran balap paling wah bertajuk Jabar Open MX & GTX 2020 yang bergulir di sirkuit Cambora, Sumedang, Jawa Barat, (29-30/8), akhir pekan kemarin. Balapan kali ini seolah menjadi pelepas dahaga bagi para crosser dan juga grasstracker Jabar maupun peserta dari luar daerah setelah sekitar 6 bulan lebih tidak ada event maupun kegiatan otomotif lainnya akibat pandemi Covid-19 yang membuat semuanya jadi tertunda atau batal di adakan.
Melihat ajang balapan yang memadukan dua kasta berbeda yakni Motocross dan Grasstrack ini memang cukup menarik, apalagi dengan konsep serta kemasan meriah tentu membuat peserta ingin ‘mencicipi’ kejuaraan yang bakal berlangsung sebanyak 3 putaran ini dan di garap oleh Rudi Ephol dari Phol’s MX selaku penyelenggara. IMI Jabar yang punya gagasan ciamik ini juga di dukung oleh tiap Korwilnya di daerah, serta adanya support dari Kemenpora atau Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan memberikan Piala pada event kali ini demi memajukan balap motocross dan grasstrack pada umumnya.
“Adanya kejuaraan Jabar Open MX dan GTX ini memang untuk bisa lebih menjual dari segi kemasannya setelah pada tahun ini tidak di gelar seri Kejurda seperti tahun sebelumnya. Tentu kami punya harapan pada potensi muda di daerah serta dibantu dukungan dari semua Korwil IMI agar motocross dan grasstrack ini bisa terus berkembang,” ungkap Frans Tanujaya, sebagai Ketua Harian Pengprov IMI Jabar.

Pada gelaran kali ini di ikuti oleh sebanyak 193 starter dari 113 peserta dengan terbagi dalam 20 kelas yang dilombakan. Dan menariknya lagi turut dibuka kelas untuk kategori Perorangan dan Beregu seperti layaknya kelas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Ini yang membuat event Jabar Open MX & GTX bakal jadi acuan dan pelecut semangat pembalap untuk dapat berpartisipasi serta jadi ajang dalam berprestasi.
“Semoga kejuaraan ini dapat di ikuti makin serius oleh pembalap MX dan GTX di Jabar agar lebih memajukan lagi balapannya. Kami sudah berusaha gelar kompetisi ini semakin bagus, tinggal bagaimana potensi di daerah nanti bisa memanfaatkan situasi dari gelaran ini,” tutur Frans Tanujaya.
Penulis : Obeth | Foto : Obeth

