OtomotifZone.Com – Jayapura. Wacana tentang bakal memberikan warna baru untuk Grasstrak papua yang akan di sajikan di gelaran AG Grasstrack Championship 2019 Jayapura 15-17 november besok ternyata bukan isapan jempol belaka, AG Official selaku penyelenggara benar-benar menerima & membuktikan masukan-masukan dari penikmat garuk tanah Papua untuk di realisasikan pada hajatannya.
25 kelas yang akan di lombakan di sirkuit IOF Kotaraja kota Jayapura, dua kelas pendukung di antaranya bakal mendapat perhatian dan sentuhan spesial dari penyelenggara untuk di maksimalkan dari event-event sebelumnya, kelas anak-anak sampe dengan usia 12, akan di perlombakan dengan sistem moto kemudian kelas Veteran/mantan pembalap, akan di buka 2 kategori sesuai usia dengan kategori EX Pro A (usia 40) &EX ProB (usia 35).
Saat penulis bertemu langsung dengan salah satu AG official,Nur Tabo mengungkapkan tujuan dari Penyempurnaan kelas grasstack dari usia muda hingga veteran yang seharusnya mendapatkan sentuhan guna perkembangan prestasi usia muda pembalap di papua khususnya di jayapura.
BACA JUGA :
- Arla Motor X SS78 Dominasi ADS 2026 Banten, Sabet Juara Umum dan Fastest of The Day
- Hasil Lomba Aspira Premio Drag Series 2026 Putaran 1 Banten, Persaingan Sengit di KP3B
- IMI Papua Selatan Umumkan Line-Up Pembalap, Siap Gaspol di Kejurnas & Target PON!
- Hasil Lengkap GTXCROSS Bupati Banggai Cup Championship 2026
“ Untuk kelas anak-anak ini kami sengaja untuk mempelombakan dengan sistem moto dimana mereka bisa punya motivasi & bisa berkembang serta tidak canggung nantinya saat memasuki kategori pemula, hingga seterusnya mereka sudah punya pondasi yang matang untuk bisa juga berkompetisi secara benar, selama ini untuk anak-anak hanya di ikut sertakan sebagai kelas hiburan di setiap eventnya itu yang mendasari kami untuk lebih serius menangani kelas tersebut. ” Buka Nur tabo
Nah selain itu juga kelas Veteran selalu menjadi salah satu kelas yang paling diminati oleh para ex rider sehingga penyelenggara akhirnya membuka dua kelas agar balapan jauh lebih kompetitif.
” Untuk kelas Veteran/mantan pembalap pun demikian yang selama ini selalu di jadikan satu dengan kelas executive, dengan animo peserta yang cukup banyak dengan di setiap eventnya, kali ini kami membuka kelas tersebut dengan kategori usia sesuai permintaan dan masukan teman-teman peserta sebelumnya” Jelas Nur Tabo.
Menanggapi keinginan AG Official guna menyempurnakan kelas-kelas usia dini , Arif Jafar yang juga mantan pembalap grastrack dan juga orang tua dari pembalap kelas anak-anak usia 12 tahun menanggapi serius & merespon baik.

“ Dengan di adakannya sistem moto buat kelas anak-anak ini setidaknya kami orang tua bisa melihat perkembangan dan prestasi anak-anak kita lebih maksimal untuk bisa perkenalan terhadap berkompetisi sebenarnya sebab selama ini mereka di setiap eventnya tidak mendapatkan kesempatan tidak bisa turun arena dengan alasan kurang mencukupi kuota dan dianggap hanya sebagai hiburan saja dan jarang di mainkan secara kompetisi, baik penyisihan dan sistem moto, harapan saya sebagai orang tua kirannya ini nantinya bisa menjadi acuan untuk gelaran yang ada di papua kedepannya untuk bisa memprioritaskan kelas anak-anak bila perlu di buka juga kelas MX kedepannya agar papua bisa mendapatkan pembalap muda yang produktif” ungkap Arif.
Penulis / Foto : Alpacino




