BerandaRacing Roda 2Drag BikeJelang Seri 2 KWR DJAVA K2R IDC 2025: Persaingan Terus Berlanjut, Ninja...

Jelang Seri 2 KWR DJAVA K2R IDC 2025: Persaingan Terus Berlanjut, Ninja FFA TYL Masih Ingin Juara!

OtomotifZone.com – Solo. Gelaran INDO DRAGBIKE CHAMPIONSHIP 201m SERIES 2025 (IDC 2025) yang diorganisir oleh Erdeve Indonesia baru saja melangsungkan seri pembuka di Sirkuit Lanud Gading, Wonosari – Gunung Kidul, pada 26 April 2025 lalu. Kelas DB.24 – FFA NA 2T 350cc – 105 Kg menjadi salah satu kelas cukup diminati yang di isi oleh pasukan Ninja 2t FFA yang menyita perhatian.

Di kelas ini, Ilham Alviano asal Kudus yang membela tim Bayu Bangun Persada sukses keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu 6,370 detik dan kecepatan rata-rata 136,58 km/jam. Keberhasilan Ilham Alviano sekaligus membuka peluang besar baginya untuk mengamankan poin awal menjelang seri-seri berikutnya.

Posisi kedua ditempati oleh Yudha AP dari Tegal (OP 27 Brandic Garage) yang membukukan waktu 6,426 detik, disusul Deby AP dari Jatim (Pilidet Genk X Painoel Racing) yang finish di posisi ketiga dengan waktu 6,426 detik. Ketatnya persaingan di podium membuktikan bahwa persiapan masing-masing tim pada musim ini sangat serius.

Nama-nama besar lain seperti Joko Percil (ADM Official), Jhendra Peking (Bayu Bangun Persada), hingga Adit coco (Fan Terra Racing Exhaust FTR17 Wijaya) juga menunjukkan taringnya, mencatatkan waktu rata-rata di bawah 6,5 detik.

Persaingan Ketat Diprediksi Berlanjut di Seri 2. Menjelang seri kedua, para pembalap dan tim dipastikan akan melakukan berbagai penyempurnaan setup mesin dan strategi. Apalagi di kelas 2T 350cc FFA NA yang memang sangat mengandalkan riset mesin, mulai dari berbagai sektor baik rasio, krukas, lubang Porting, Exhaust dan lainnya.

Ilham Alviano selaku juru tembak masih bertekad kuat, namun tentu saja para rival seperti Yudha AP, Deby AP, dan Joko Percil tak akan tinggal diam. Dengan jarak waktu yang sangat rapat di seri pertama, segala kemungkinan bisa terjadi di seri berikutnya.

Selain persaingan teknis, faktor non-teknis seperti kondisi cuaca, suhu lintasan, hingga mental joki juga akan memegang peran krusial. Mengingat IDC 2025 merupakan ajang dengan level kompetisi tinggi, hanya tim dengan konsistensi terbaik yang berpeluang besar menguasai kelas FFA ini.

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot