BerandaRacing Roda 2Road RaceJelang Superprix Boyolali : Pasukan Demet’s 232 Sampit Milik Dhede Medest Tampil...

Jelang Superprix Boyolali : Pasukan Demet’s 232 Sampit Milik Dhede Medest Tampil Dihandle GDT Racing!

​OtomotifZone.com – Boyolali, Genderang perang seri kedua ajang bergengsi Super Challenge Superprix 2026 di Sirkuit Boyolali, Jawa Tengah, sudah mulai ditabuh. Atmosfer persaingan sengit langsung terasa sejak hari pertama sesi latihan bebas pada Rabu (20/06).

Menariknya, salah satu tim penantang asal luar pulau Jawa kedapatan sudah mendarat lebih awal dan langsung tancap gas melakukan persiapan matang.

​Adalah Demet’s 232, tim balap tangguh asal Sampit, Kalimantan Tengah, yang menegaskan bahwa mereka tidak main-main dalam menatap laga akbar kali ini. Di bawah komando langsung sang pemilik, Dhede Medest, tim ini datang dengan motivasi tinggi untuk menjinakkan sirkuit Boyolali yang terkenal teknikal.

​Pantauan langsung di area paddock, keseriusan Dhede Medest dalam mendukung talenta balapnya terlihat jelas dari deretan motor yang sudah rapi terparkir.
Tercatat ada 5 unit motor yang siap digeber habis-habisan sepanjang akhir pekan ini.

​Untuk urusan dapur pacu dan set-up maksimal, bos tim asal Kalimantan Tengah ini memercayakan performa kuda besi mereka kepada mekanik kawakan dan bertangan dingin asal Yogyakarta, yaitu Widya Krida Laksana atau yang lebih akrab disapa Gendut GDT (GDT Racing).

​Kolaborasi antara manajemen solid dari Dhede Medest dan kawalan mekanik papan atas ini tentu menjadi sinyal bahaya bagi para rival.

​Duet Maut Bintang Nur Alif dan Dandyaksa
​Untuk mengeksekusi performa motor racikan GDT Racing di lintasan, tim Demet’s 232 mengandalkan kombinasi duet pembalap yang punya kualitas mumpuni.

​Bintang Nur Alif Dipercaya oleh Dhede Medest untuk bertarung dan adu gengsi di kelas para raja, kategori Expert. Sedangkan Dandyaksa Siap menjadi momok menakutkan dan berburu podium tertinggi di kelas Novice.

​Hadir sejak hari pertama latihan bebas (Rabu) memberikan keuntungan tersendiri bagi kedua pembalap untuk lebih cepat beradaptasi dengan karakter sirkuit, cuaca, serta menemukan base-setting motor yang paling pas sebelum sesi QTT dan race dimulai.

​Akankah pasukan Demet’s 232 Sampit milik Dhede Medest ini berhasil membawa pulang trofi juara ke Kalimantan Tengah? Kita tunggu saja aksi memukau mereka di lintasan Sirkuit Boyolali!

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot