OtomotifZone.com – Mijen, Semarang – Pertarungan kelas paling bergengsi, Bebek 2Tak Underbone 130cc, dalam gelaran Java Race Championship (JRC) 2026 di Sirkuit Mijen benar-benar menyuguhkan drama tingkat tinggi. Race terakhir ini menjadi panggung adu nyali bagi para pembalap yang tampil all-out demi menyandang gelar juara.
Drama Kontak Fisik di Barisan Depan
Di lap terakhir, tensi tinggi sudah terasa. Fahmi Basam sempat mendominasi jalannya balapan dengan memimpin di barisan terdepan. Namun, posisi tersebut tidak aman karena M. Faerozi terus memberikan tekanan hebat hingga akhirnya berhasil mengambil alih pimpinan perlombaan.
Petaka terjadi saat tensi semakin memuncak; kedua pembalap papan atas tersebut terlibat body contact yang cukup keras. Akibat insiden tersebut, baik Fahmi maupun Faerozi sedikit melebar dari racing line, membuka celah tipis bagi pembalap di belakangnya.
Melihat ada celah di lap terakhir, tepatnya di tikungan balik (hairpin), Akbar Abud yang setia mengintai di posisi ketiga tidak menyia-nyiakan kesempatan. Dengan aksi overtake yang sangat bersih dan terukur, pembalap SAE Racing Team ini langsung menusuk masuk ke posisi pertama.
Adu sprint menuju garis finish pun berlangsung sangat ketat. Akbar Abud berhasil mempertahankan posisinya dan menyentuh garis finish hanya selisih sangat tipis dengan M. Faerozi yang harus puas di posisi kedua.

Pembuktian Ucapan “Sang Juara”
Kemenangan ini seolah menjadi pembuktian dari ambisi besar yang pernah dilontarkan Akbar Abud sebelum balapan dimulai.
”Saya ingin juara, tidak peduli dengan yang lainnya,” tegas Akbar sebelum naik ke lintasan.
Ucapan tersebut akhirnya terjawab tuntas di atas podium tertinggi. Fokus dan mentalitas pantang menyerah menjadi kunci utama keberhasilan Akbar Abud mengamankan podium pertama di tengah kepungan pembalap-pembalap tangguh.
Selamat untuk Akbar Abud dan seluruh kru SAE Racing Team atas kemenangan dramatisnya di Sirkuit Mijen!

