Beranda Racing Roda 2 Drag Bike JRC Drag Bike & Charity 2017 : Awal Kalender Drag Bike Jatim

JRC Drag Bike & Charity 2017 : Awal Kalender Drag Bike Jatim

0
11851
JRC Drag Bike and Charity 2017
Kelas 4tak 130 cc

OtomotifZone.com – Kediri, Kalender dragbike Jatim 2017 diawali Club Ajang Leader IMI Jatim di kota Kediri minggu kemarin(15/1). Gelaran balap trek lurus yang bertajuk JRC Drag Bike and Charity 2017 tersebut sukses dipadati 300-an starter di 21 kelas yang dilombakan. Jika di tahun–tahun lalu Club Ajang Leader masih enggan eksis menggelar Dragbike sendiri ditahun 2017 ini bakal menggelar 3 seri dan akan dihelat di 3 kota yang paling banyak penggemar Dragbikenya. Iwan Nurtianto bilang, bahwa tahun 2017 Club Ajang Leader bakal bekerjasama dengan JRC ( Josephine Racing Company) dengan menuntaskan 3 seri di tiga kota Yakni: Kediri, Ponorogo dan Tulungagung. Dan apa kiat lain dari gelaran Dragbike ini ? “ Kita bakal menyisihkan sedikit rejeki dari biaya pendaftaran peserta untuk bakti sosial ke Panti asuhan, hanya jumlahnya tergantung dari uang yang disishkan disetiap serinya. Dan kali ini diseri awal Panti Asuhan AL Firdaus desa Doko, Ngasem kabupaten Kediri “ lanjut Iwan Nurtianto paketu Club Ajang Leader.

Iwan Nurtianto
Iwan Nurtianto

Prestasi Dragster Jatim ditahun 2016 lalu masih juga dikuasai Adi Susanto, Alvan Cebonk dan Arief Tijil. Akankah di tahun 2017 ini prestasi mereka bakalan tetap pada posisi masing – masing atau bakal berubah. Sementara Adi Susanto tetap menguasai di dua kelas andalannya, sedeangkan Alvan dan Tijil masing – masing bertengger di posisi teratas di 2 tak sport 140 cc dan 4 tak sport 200 cc non DOHC. Dengan catatan waktu memang sedikit lebih singkat dari catatan kejurda dikarenakan panjang trek kurang dari 201 meter.

Beatriz & Yurike
Beatriz & Yurike

Prestasi dragster wanita Jatim semakin hari kian terlihat, jika dikejurnas dragbike tahun 2016 lalu tim Kawahara Pells menurunkan Sabrina, Wiwi dan Chiko, kini Jatim juga mulai berprestasi dikelas bracket 9 detik yakni lagi-lagi Beatriz Olivia dan satu lagi Yurike Endar. Jika Beatriz spesial motor Matic Yurike berbeda yakni bebek 4 tak 155 cc yang kian hari semakin mempesona gaya balapnya. Sedangkan dragster pemula yang mengusik para seniornya tetap bertengger Bima Kid, Iqbal dan Dicky. Sedangkan Nama Gerry dan Jendra sudah berani dikelas open bersama para senior.Sedangkan dragster tamu yang mengusik Adis Susanto adalah Kiki Codet dari Demak, dia peroleh podium ke 2 di sport 2 tak 155 c Tune up.

Kiki Codet action
Kiki Codet action

Diterapkannya pelarangan Burn out di garis start menjadi polemik bagi para tim dragbike di Jatim, banyak yangmenanggapi kontroversi atas pelarangan itu, namun dari Ketua Juri IMI Jatim Dwi Kusmantoro bilang bahwa sebenarnya larangan tersebut sudah sejak beberapa tahun lalu meski di Buku Pelengkap Lomba masih belum tertulis secara jelas. “ Sebenarnya pelarangan itu dibarengi ditulisnya larangan burn out di garis start pada Buku Peraturan Pelengkap Lomba (PPL), jadi lambat laun para pebalap akan mengerti karena selalu diingatkan di Buku Lomba “ kata Dwi Kus. Juri Lomba IMI Jatim. Dan sebenarnya tak hanya Burn Out saja yang dilarang digaris start, seperti menyusul dibelakang pebalap start dari garis start kemudian kemudian kembali mundur itu juga menjadi kebiasaan para dragster dan nyata tidak ada ada faedahnya. “ Kalau ingin melakukan burn out diberi kesempatan di waiting zone sambil menunggu giliran start, sedangkan mencoba motor di paddock pun juga dilarang karena membahayakan para pembalap lain beserta crew nya “ucap Dwi.

Podium matic 200 cc
Podium matic 200 cc

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses