Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Sekarang ini teknologi dan perkembangan semakin maju dan berubah-ubah pastinya. Itu merupakan hasil pengembangan dari hal-hal yang sebelumnya terjadi, guna menghasilkan sesuatu yang lebih baik lagi. Termasuk pada satu kelas balapan lurus, Bebek 4T 130cc TU, saat ini umumnya motor-motor balap sudah menggunakan rangka monoshock. Ini bertujuan untuk mendapatkan hasil waktu kian menajam.
Tetapi untuk tim asal Kota Bogor tepatnya di Ciapus, Bonanza 253 Kingland nyatanya masih melesatarikan akan budaya, dengan tetap menggunakan rangka awalannya yang hanya dirubah alias tune up. BNZ253KL ini masih menggunakan rangka dual shock atau dua shock. Berbeda dengan para pesaingnya yang lain sudah menggunakan monoshock. Pada balapan kemarin motor ini membawa 2 bendera sekaligus, LGM Gupis Hasil Tissue 27 HZ BNZ Kingland dan LGM Gupis TSL Racing 27 HZ BNZ Kingland.
Namun dalam perhelatan drag bike 201 meter yang diadakan oleh URO di Sirkuit NP Area Bandara Internasional Kertajati, Majalengka pekan kemarin (5/11/2021) jupie 130cc dual shock tersebut masih mampu untuk memberikan perlawanan. Sisi lain motor ini juga kembali ke jalur prestasi setelah sekian lamanya. Bukan hanya ajang balapan URO kemarin saja, pada beberapa waktu lalu di ajang balapan daerah Jawa Barat motor ini juga sudah memberikan penampilan baiknya yang berhasil juga masuk ke deretan podium.

“Alhamdulillah ya kemarin ini masuk ke jalur prestasi lagi, sudah bisa naik podium. Motor ini main 2 kelas, Pemula dan Open. Pemula Dhiba ke2 dan Eza Yudha ke3, Open hanya masuk 3 sama Eza Yudha. Persaingan juga sengit ketat banget, yang kita tahu motor-motor sangar juga masih tampil keluar di sini,” terang mekanik muda Kevin Day 253 kepada Penulis.
Bukan hanya dengan menggunakan dual shock saja, untuk bagian mesin motor ini ternyata menggunakan mesin road race MP2, dengan dukungan ban yang menjadi kepercayaannya Ban Kingland. Ban yang digunakan Kevin yakni King Vellox CTX 2 untuk bagian depan, dan King Vellox CTX 5 untuk bagian belakang. Perpaduan semua ini menjadikan kuda besi pacu Kota Hujan ini kembali sangar melawan di tengah kerasnya persaingan balapan.
“Pastinya belum puas, selepas ini kita mau evaluasi hasil kemarin pastinya. Semoga ke depannya semakin membaik dan bisa konsisten kembali,” jelas Kevin.




