Otomotifzone.com-Sentul. Sebagai senjata masa depan Yamaha maka harus secepat mungkin dimulai untuk pengembangan lebih lanjut. Jupiter Z1 turun di seri 2 Asian Road Racing Championship (6-7/7) kemarin. Dua motor yang dipacu Ricard Taroreh dari Yamaha YSS NHK Sakura Yonk jaya dan Sulung Giwa dari Yamaha Yamalube NHK Bahtera Racing. Karakter injeksi yang cara ngegasnya gak bisa di bentak seperti motor karburasi sudah cukup kompetitif dilihat dari timernya. Saat Qtt pembalap tercepat dengan waktu 1:54.141 sedang Ricard mencatat 1:56,781. Gap antara pemegang pole position 2 detik 640 per sekon. Slipstream sulitlah bro saat kualifikasi, Ricard mau nempel saja sulit. Apalagi saat superpole yang di lepas satu-satu tanpa curi angin. Grid 1 meraih 1:56,223 bro. Ini waktu motor tercepat yang sebenarnya. Berarti gap mepet lagi jadi 0,045.

“Memang motor belum begitu bisa kedepan. Cuma kurang sedikit, sedikit lagi saya yakin lain waktu bisa melawan. pasti.” kata Ricard Taroreh. Sementara Sulung Giwa andalan Yamaha Yamalube NHK Bahtera Racing. “Belum bisa maksimal, motore baru soale,” ucap Sulung. Kekurangan masih banyak, banyak banget. Pembalap yang bawa motor baru pertama kali balap lagi pakai Underbone setelah 7 bulan nganggur. Karena mereka semua adalah pembalap IP. Kedua motor ini baru, benar-benar baru. “Ini motor bukan yang di pakai Mp mas, yang mp kan dipakai Syahrul Amin di MP Banten bareng ARRC hari ini juga,” ungkap Pak Gendut dari Yamaha Yamalube NHK Bahtera Racing yang ngurus motor Sulung. Tenang, semua setting segera teratasi untuk sirkuit yang full trotle seperti Sentul. Gak ada tikungan patah soalnya.
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

