OtomotifZone.com – Bandung. Apakah kejurda Grasstrack IMI Jabar 2018 bakal kembali dibagi dua region? Benarkah pembalap ingin itu terjadi?
Seluruh pembalap dari semua region berkata kompak tak sudi. Salah satu pembalap senior F. Chimon menilai sistem itu buat tingkat persaingan kurang asik.

“Saya sebagai pembalap, merasa kurang terpacu untuk ikut berkompetisi dengan aturan pembagian dua region, ” kata Chimon.

Rekan satu timnya, pembalap pemula RPMX Rhendi pun sependapat dengan seniornya itu. Begitupun pembalap Junior VMX Eka Letoy bercerita tentang banyak pembalap grasstrack Jabar kabur menghindari kejurda grasstrack di Jawa Barat.
Perlu diketahui, dampak pembagian dua region menjadi dilema insan grasstrack Jabar, karena selalu kekurangan peserta ketika lomba berjalan, alhasil tingkat persaingan jadi kurang. Pembalap sepi jelas berdampak buruk juga pada penyelenggara.
Kejurda Grasstrack 2018 ingin kembali disatukan
Pertentangan tidak datang dari pembalap saja, tapi manajer juga menolak pembagian dua region dan berharap tidak diteruskan. Mereka mengecap ‘sistem percobaan itu gagal total’.
Ugim, manajer tim UMX mengatakan “bagusnya disatukan kembali, biar pertandingannya enak, kalau dibagi region tingkat kompetitifnya kurang, “ katanya.

Kemungkinan pembagian dua region bakal dihapus
Kuniel Aditya, anggota aktif komisi grasstrack pengprov IMI Jabar berencana bakal menghapus sistem dua region untuk 2018.
Menurutnya, pembagian region dirasa gagal dan banyak menuai kekecewaan dari penyelenggara.
Awalnya pembagian dua region untuk mencari bibit-bibit pembalap ditiap region, tapi hasil terus memburuk dan menuai banyak kecaman.
Hal tersebut disampaikan saat grand final kejurda grasstrack IMI Jabar 2017, di sirkuit Korombong, Cililin, Minggu (08/10/2017).
“disini mungkin kita bakal evaluasi, kemungkina besar 2018 tidak bakal dibagi dua region, sebetulnya komisi sudah berbicara dengan ketua IMI Jabar Fachrul Sarman mengenai rencana penetapan aturan grasstrack 2018, ” kata Kuniel.
Penulis : Jody Rusli | Photos : Jody Rusli




