Beranda News Kejurda Balap Motor IMI Jatim seri 1 Pamekasan : Pertegas regulasi 2017

Kejurda Balap Motor IMI Jatim seri 1 Pamekasan : Pertegas regulasi 2017

0
2425
kelas MP1

OtomotifZone.com – Pamekasan, Ajang kejuaraan daerah balap motor garapan IMI Pengprov Jatim bertajuk IRC NHK Honda Kejurda Balap Motor 2017 tersebut sebanyak 6 seri diawali di kota Pamekasan Madura minggu kemarin (5/2). Tak kurang dari 341 starter ikut memadati paddock yang terletak di kawasan Asem Manis Jl. Jokotole desa Buddagan Pamekasan.
Benarkah ajang balap motor ini sedianya akan dihelat sirkuit baru dikawasan Stadion Ratu Pamelingan yang terletak di desa Ceguk kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. “ Di kawasan Stadion tersebut sudah disurvey dari IMI Jatim ternyata sangat tidak memenuhi syarat, baik kualitas aspal, trek lurus nya kurang panjang juga prasarana lain seperti letak paddock dan lahan parkirnya kurang besar dan kurang luas “ bilang Agung Y.Siswanto selaku pimpinan Lomba.
Meski kalender balap motor ditahun 2017 ini sudah diawali di kota Lamongan kemarin, namun Seri Kejurda ini sebagai tolok ukur beberapa peraturan yang akan dipakai sebagai acuan ditahun 2017 ini. Antara lain diterapkannya kelas Mp1 sudah memakai motor 4 tak berkapasitas 150 cc dengan sistim Injeksi terbaru. Dan sekaligus memberi batasan berat motor beserta rider sebagai berikut: MP1=150 kg, MP2 = 145 kg, MP3 Injeksi = 150 kg,MP3 Karbu= 152 kg, MP4 Injeksi= 140 kg, MP4 Karbu=142 kg, MP5=135 kg, MP6= 130 kg. Meski dari juri scruttinering masih belum menerapkan timbangan dibeberapa kelas tadi, namun peralatan timbangan sudah lengkap tersedia. “ Ini sebagai sosialisasi di awal seri kejurda, yang selanjutnya bakal diberlakukan seperti Dragbike atau kejurnas Motorprix yang diharuskan ditimbang bagi motor dan rider pemenang “ terang Angga Juri Scrut lomba.

Podium MP2

Dikelas bergengsi (MP1 dan MP2), nama rider Sulung Giwa, Sakti Andre dan Wawan Wello saling berebut posisi terdepan. Meski komitmen Wawan ditahun 2017 tetap berada di kelas Pemula A namun dia sudah terjaring keharusan naik Seeded bersama – sama M.Faerozi khusus untuk kejurda balap motor di Jatim. Namun akankah mereka dicara nasional juga berada di katagori Seeded. “ Mereka berdua dikejurda Jatim sudah layak naik jenjang seeded karena prestasinya di kejurda balap motor selama tahun 2016 lalu, tetapi di kejurnas motorprix mereka masih bisa berada di pemula A karena usia masih dibawah 20 tahun “ lanjut Agung. Sayangnya M.Faerozi atau yang lebih akrab disapa Feros Kuncir di MP1 hanya di posisi ke 4 dan ikut di kelas tambahan 2 tak dia terjatuh dan cedera di pergelangan tangan kanan dan harus di rawat di Rumah Sakit.

Pergelangan tangan Feros bermasalah

Mengakali Regulasi teknik balap motor di peraturan balap PP IMI terutama di kelas bebek 4 tak 150 cc Injeksi dari beberapa tuner sudah mempunyai tips khusus terutama para rider memakai Jupiter MX King 150 cc. Yakni swing arm yang sangat panjang tersebut diakali dengan memotong beberapa sentimeter di dudukan as arm dan dilas kembali. Yang membuat dudukan shock belakang agak berubah sudutnya, ini akan berpengaruh dari karakter bawaan rider atas motornya. Namun jika motor memakai Suzuki Satria FU Injeksi, swing arm sudah tidak perlu lagi karena panjang totalnya tak sepanjang swing arm standart Jupiter MX King. “ Hal – hal tersebut bisa dibaca kembali di buku regulasi teknik IMI, tinggal kita menterjemahkan sesuai dengan juri scrut, misal tertulis stock produktion, bahan tetap standart hanya bagaimana kita akali seperti panjang di produk kompetitor lainnya, sama seperti lebar klep Jupiter yang boleh disamakan dengan lebar klep merk lain yang lebih lebar di posisi standartnya “ jelas Donny Dir. Balap motor/dragbike PP IMI

swing arm Jupiter MX King standart Modifikasi

Penulis dan Foto : DIKi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses