OtomotifZone.com – Sampang, Madura. Kejuaraan Daerah Balap Motor IMI Jatim sukses dilaksanakan di Sirkuit dadakan Alun – alun kota Sampang minggu kemarin(20/8). Betapa tidak, prediksi penonton membludak yang konon hingga diatas 5ribuan tersebut indikasi masyarakat setempat haus akan hiburan balap. Bagi pemkab Sampang Sendiri yang kini dipegang oleh H. Fadhilah Budiono sudah menghalalkan gelar balap motor kembali. “ Pemkab bersama Koni Sampang,Polres Sampang dan Kodim 0828/Sampang kembali membuat tontonan masyarakat akan balap motor, ini karena Sampang sudah absen gelar balap motor lima tahun lamanya.InsyaAllah nanti kita bakal gelar kembali bulan Oktober akan datang dengan pembalap tingkat Nasional “ Jelas Abah H.Fadhilah Budiono panggilan akrab orang nomer satu di Sampang pada Oz.

Namun lagi – lagi menjadi lagu wajib jika Sampang menggelar balap motor, kontribusi penonton bakal membludak. Hasilnya tak hanya merepotkan Racing Commite sebagai penyelenggara, juga aparat keamanan dari Polres Sampang, Kodim 0828/Sampang dibantu beberapa event Guard dari Club promotor kewalahan mengaturnya. “Sukses gelran balap tak hanya terindikasi dari banyaknya starter dan penonton saja, karena teknik perlombaan jika terlalu membludak begini juga beberapa sistem juga terkendala terutama penonton “ bilang Donny Mahardjono Juri Lomba dari IMI Jatim.

Hal senada juga terlontar dari MBG Timing sytem, karena beberapa peralatan transpondernya terganggu karena membludaknya penonton. “ Transponder tetap dipakai di kelas MP kejurda, tetapi di kelas supporting lainnya kita terkendala penonton yang membuat sistim sensor selalu tidak berjalan bahkan input jumpstart selalu terjadi “ kata David Chief MBG timing / Seklom.

Itulah Sampang jika ingin melihat balap motor spektakuler dengan segala fenomenanya. Belum lagi sterter yang tercatat sebanyak 437 di 17 kelas yang dilombakan menjadi gerah situasi Paddock. Bahkan tercatat 280 starter di kelas ‘bebek goreng’ yang disebut untuk kelas bebek 2 tak baik lokal Sampang, Madura maupun kelas terbuka. “ Mengingat banyaknya varian kelas di Bebek 2 tak, kita memakai sistim semua lomba dikelas ini sebanyak 4 lap saja. Tetapi dikelas Mp1/2 sebanyak 15 lap,Mp3/4 sebanyak 12 lap dan Mp5/6 sebanyak 10 lap. Khusus di Kejurda seri 5 ini kita buka kelas Matic 130 cc terbuka untuk memperkenalkan Matic di pulau Madura “ tandas Agung Siswanto Pimpinan Lomba.

Spektakulernya gelaran juga tak lepas dari hadirnya Pebalap Nasional seperti Sulung Giwa, Richard Taroreh, Wawan Welo dan Asep Kancil. Mereka berlomba di kelas Mp1/2 Seeded, sekaligus memperkenalkan motor spesifikasi mesin 4 Tak kapasitas 150 cc tune pada tim lokal Madura dan Sampang khususnya.

Karena selamanya yang membuat ramai di tim balap Madura kini tak hanya 2 tak terbuka, di 4 tak 150 cc dengan klep 4 yang terkenal bebek super underbone tersebut boleh berlaga di pulau garam. Meski Richard Taroreh dan Asep Kancil dihadirkan oleh Tim Bromo Jaya Mix Dinnar Cahya FDR naik podium utama di MP2, namun hasil standing Poin Kejurda tetap putra daerah Sulung Giwa posisi teratas di di Seeded, disusul M.Faerozi yang menguntit sebagai juri kunci seeded Jatim.

Dikelas Pemula A Jatim terjadi perubahan posisi, dari Ilzam FR asal Lamongan ke B.Samhan asal Sampang. Meski Samhan tidak podium teratas di Mp3/4 namun standing poin terus bertambah naik menjadi 141karena Ilzam di Mp4 terjatuh, sementara Aam Harries dari Lamongan menguntit terus di posisi kedua dengan poin 138.


Selamat bagi para pemenang

Penulis dan Foto : DIKi

