
Tak menyerah begitu saja Tedy Permana langsung menempel ketat hingga di lap 4 Irfan Chupenk hampir terkejar di R1 tapi usaha Tedy masih gagal sehingga ia hanya bisa menempel bahkan Irfan Chupenk berhasil Menjauh. Memasuki Lap Terakhir mimpi buruk menimpa Tedy ia harus terjatuh pembalap tim BKJU IMI Korwil Lebak itu harus puas menempati posisi 4, Sementara itu Irfan Chupenk nampaknya melenggang dengan mudah.
“Ya cukup bangga bisa terus Juara meski persaingan pembalap itu – itu saj. Semoga kedepannya bisa lebih baik lagi dan terus berkembang,” kata Irfan Chupenk pembalap tim CLD  MegaPrima PSM Jet UP Empush NHK.
Bisa dikatakan pembalap luar Banten masih menguasai dan menjajah para pembalap Banten di kelas Bebek 4T 125cc TU Open, bayangkan saja hanya ada satu pembalap asli banten yang ikut di kelas tersebut yakni Rizaludin Sidqi yang membela Fasttech Gollem Sentosa 63, sebenarnya banyak pembalap asli banten yang memiliki potensi contoh kecilnya saja Indra Agustian, Roni Uciel mereka hanya bisa menyaksikan bukan tak mau ikut akan tetapi tak adanya daya walaupun segala upaya mereka lakukan.
Penulis : Nana Triana | Foto : Nana Triana




