OtomotifZone.com – Sorong. Tembus hingga 398 total starter yang meramaikan Kejurda Dragrace & Dragbike IMI Papua Barat Daya Championship 2025. Yang pembukaanya secara langsung diresmikan oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu s.sos di Sirkuit NP. Malawili Kabupaten Sorong.
Jika melihat dari jumlah starter yang hadir. Bisa terlihat jika antusias dari para pembalap masih tinggi untuk mengikuti ajang yang tergagas dari IMI Papua Barat Daya. Meskipun ajang drag lama vakum sejak tahun 2021 yang mana jumlah starter saat itu sempat melesat hingga 580 starter.
Pecinta adu kebut kecepatan trek lurus 201 meter dari Provinsi Papua Barat Daya masih antusias untuk berpartisipasi pada event drag. Walaupun Daerah terujung pulau Papua ini intens melaksanakan hajatan roadrace.
Antusias Peserta Drag Race Di luar Prediksi
Meskipun Drag Race masih perdana pelaksanananya namun di luar prediksi jumlah pembalap yang ikut serta tercatat mencapai 34 peserta, 148 starter. Kemudian peserta drag bike menyentuh angka 250 starter dari 58 peserta.
“ Drag race pertama cukup di luar prediksi, target kita awalnya memprediksi hanya sekitar 70 stater dan ternyata bisa tembus 148 stater dua kali lipat lebih penambahannya,” ungkap Yansodi, Kabid Roda 4 IMI Papua Barat Daya.
Menurutnya event drag race dapat terus tergelar. Sebab dampaknya bukan hanya menciptakan bibit atlet di Papua Barat daya tetapi juga dapat berdampak positif dalam perputaran ekonomi.
“ Harapan saya selaku kabid roda 4 bisa mewujudkan harapan pembina IMI di provinsi PBD yaitu Pak Gubernur Elisa Kambu, dan ketua umum IMI pusat 2025 Pak Moreno Soeprapto. Untuk bisa menciptakan bibit atlet di PBD, dan yang terutama dengan diadakannya event dapat membuat perekonomian meningkat. Terutama kami dari IMI berharap event kami bisa berdampak positif terhadap umkm,warung bahkan warga setempat secara khusus dalam perputaran ekonomi,” Harapnya.
Event Drag Bike Menjadi Agenda Rutin
Event drag bike menjadi gelaran yang wajib melaksanakan minimal sekali setiap tahunnya yang telah menjadi kalender IMI Pengprov. Seperti yang telah teragendakan dalam pembahasan di Musprov IMI Papua Barat Daya beberapa waktu lalu.
“ Dalam pembahasan Drag bike dalam Musprov yang lalu menjadi program kegiatan yang setiap tahun minimal melaksanakan sekali dalam setahun kalaupun ada klub maupun sponsor tentunya akan lebih. Dan itu akan menjadi wadah pembinaan,” jelas Erik Thenu, Kabid Roda 2 IMI Papua Barat Daya.
Kelas usia Dini Wajib mengikut Sertakan Dalam Setiap Event
Lanjut Kabid Roda 2 menyampaikan langkah Pengprov bidang roda dua kedepan bahwa kelas anak-anak bukan saja menjadi kelas tambahan dalam setiap gelaran balap roda dua. Namun menjadi kelas yang wajib ada agar nantinya mereka dipersiapkan dalam pembinaan prestasi
“ Untuk melihat event kemarin ya antusiasinya cukup banyak peserta juga. Ada salah satu kelas yang kami ambil kebijakan di Drag Bike untuk pembinaan usia dini. Sehingga walaupun itu mau di Road Race, di Drag Bike, atau event sepeda motor apa saja wajib menyiapkan kelas Beginer ataupun kelas anak-anak. Nah ini pun menjadi salah satu program kita bahwa di setiap event pasti ada kelas untuk usia dini,” Tambah nya.
“ Yang berikut juga saya memberikan apreseasi kepada temen teman IMI dalam hal ini panitia. Yang kami bentuk dari pengurus untuk melaksanakan event kemarin. Dan juga terima kasih kepada sponsor yang sudah berpartisipasi menyumbang segala bentuk bantuan. Kiranya Yang Maha Kuasa membalas semuanya dan kita akan jumpa pada event selanjutnya untuk kita saling suport,” Tutup Erik.




