
OtomotifZone.com – Lamongan. Ajang balap motor Kejurda Lamongan bertajuk FDR Honda Road Race & Supermoto Open Championship 2014 seri IV pada Minggu (30/11) sukses digelar. Yang unik dari ajang balap dipunggawai Frangky Laurens ini selalu menggelar supporting class Supermoto hingga seri keempat dan harus memindah lokasi sirkuit balap. Nah loo kok sirkuit dipindah?

“Awalnya kami akan menggelar balap di alun-alun kota Lamongan. Namun pada jumat malam (28/11) mendadak dapat perintah dari Pemkab Lamongan untuk mengosongkan alun-alun yang saat itu sedang dalam proses pengerjaan sirkuit. Hal ini dikarenakan adanya penilaian Adipura yang dilakukan sampai hari Minggu. Jadi mau tidak mau kami harus memindahkan lokasi sirkuit ke GOR Lamongan (tempat yang layak untuk digelar balap),” terang Frangky Laurens selaku penyelenggara balap dari Javanoea Auto Sport.
Dengan dipindahnya lokasi sirkuit menimbulkan kendala baru bagi pembalap, terutama di kelas Supermoto, seperti yang diutarakan pembalap Nasional Gerry Laurens dari Surabaya, “Mestinya panjang dan lebar sirkuit harus lebih besar dari ini. Mengingat balap supermoto butuh sirkuit yang lebar, karena untuk manuver saat belok racing linenya beda dengan road race, apalagi saat putar balik.”
“Meskipun demikian, semua ini dapat kami maklumi. pasti sulit mencari tempat yang layak untuk dibuat sirkuit di Lamongan. Yang terpenting balap bisa digelar dengan fairplay, apalagi kelas Supermoto merupakan tontonan baru bagi masyarakat Jawa Timur,” tambahnya.
Lebih lanjut Frangky menjelaskan, “Idealnya memang sirkuit dengan panjang lintasan 900 meter, namun untuk menghormati warga yang mempunyai usaha (toko), maka kami memotong panjang lintasan dari 900 meter menjadi 630 meter dengan lebar 5,5 meter. Selain itu, karena tidak adanya alternatif tempat untuk menggelar sirkuit yang sesuai standart balap.”
Frangky juga menambahkan, untuk sirkuit dan regulasi Supermoto semua disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Dia berharap tahun depan bisa menggelar even lebih baik lagi, sehingga bisa memajukan balap tanah air dan memunculkan bibit-bibit pembalap daerah yang berbakat.
Setujuuu om Frangky…
Penulis: Hendra Sonie | Foto: HS, Dana
Hasil Lomba
Bebek 4-tak Tune Up 125 cc Pemula A (MP3)
1.Wawan Wello Lamongan/DBF Banjir RS Citra Medika Lamongan
2.Feros Kuncir Lamongan/Cicil Seruling NRP Racing Team
3.Icank Kenzo Pamekasan/Maleha
Bebek 4-tak Tune Up 110 cc Pemula B (MP4)
1.Dhapun Aranxa Surabaya/ASM Rojali WMBRT Bob’s
2.Wawan Wello Lamongan/DBF Banjir RS Citra Medika Lamongan
3.Feros Kuncir Lamongan/Cicil Seruling NRP Racing Team
Bebek 4-tak Tune Up 110 cc Pemula Lokal Karisidenan
1.Wahyu Bondaz Lamongan/Puji Rahayu Edomix
2.Ferry S Lamongan/Barm Rica-Rica
3.Aam Haries Lamongan/Strominah RRT 14
Supermoto Trail 4-tak s/d 250 cc Pemula
1.Winot Surabaya/Javanoea Aswin Speed
2.Boedi Purnomo Surabaya/GasGaz Racing Indonesia
3.Acung Surabaya/GasGaz Extreem Team
Supermoto Trail 4-tak s/d 250 cc
1.Gerry Laurens Surabaya/Javanoea Aswin Speed
2.Tommy Salim Surabaya/Javanoea Aswin Speed
3.Irwan Parcok Surabaya/GasGaz Racing Team
Supermoto Free For All s/d 250 cc
1.Tommy Salim Surabaya/Javanoea Aswin Speed
2.Wawan Wello Surabaya/
3.Denny Pete Surabaya/GasGaz Racing Team

