OtomotifZone.com – Cicangkal. Nasib Kejurnas Drag Bike 2018 Region 2 Seri 2 Banten yang rencananya berlangsung di sirkuit Lapan Cicangkal, Sabtu – Minggu (18-19/8) kemaren, kembali Harus menelan pil pahit, sebab terpaksa dibatalkan karena terkendala non teknis (administrasi) sehingga PP IMI tidak mengeluarkan SK Kejurnas kepada club bersangkutan.
Keputusan ini tentunya semakin membuat sesak dada gelaran Kejurnas Drag Bike di region 2 Jawa bertambah, jika melihat dari hasil Rakernas bahwa tanggal 18-19 Agustus seharunya sudah memasuki seri 3 namun pada kenyataanya tidak seperti demikian dan pembalap kembali di korbankan, sebetulnya persiapan PBS Production yang menerima mandat sudah bekerja ekstra keras agar event bisa berjalan dengan baik namun keputusan di buat PP IMI sudah tak bisa dirubah karena kurangnya Administrasi mengenai keluarnya SK Rekomendasi gelaran tersebut.
Tak mau ambil pusing PBS Production selaku promotor akhirnya tetap melanjutkan event meski berubah status menjadi club event dari awalnya bertitle Kejurnas, langkah ini di ambil karena PBS tidak ingin pembalap terus terusan di korbankan dan memilih pembinaan pembalap sehingga memberikan hadiah juara umum perseri untuk kelas kejurnas yakni 2 unit motor akan tetapi batalnya kejurnas 2 unit motor di berikan ke kelas braket dan lokal Banten.

” Tidak keluarnya SK dan kita pro pada pembinaan karena kita ingin drag bike kembali bergairah walaupun seri 2Â kita tetap menjalankan event meski statusnya berubah jadi club event, kedepannya kami berharap PP IMI lebih fleksibel mengenai administrasi, awalnya kita juga memberikan 2 unit motor untuk kelas kejurnas berhubung kelasnya di tarik kita pindahkan ke kelas Braket dan Lokal “ Buka Tubagus Bai Mahdi sebagai ketua penyelenggara.
Senada dengan Tb Bai Mahdi, H Ade Junaedi atau biasa di sapa Wa Edol Selaku Kabid Roda Dua IMI Banten, membenarkan bahwa kesiapan PBS Production sangat matang dan siap menggelar event sekelas kejurnas.
” Saya lihat PBS Production sudah sangat layak dan siap menggelar event sekelas kejurnas tentunya Pengprov IMI Banten juga tidak asal menunjuk club sebagai penyelenggara jika belom track recordnya buruk kita memberikan rekomendasi, dan lagi pbs begitu peduli dengan pembalap seperti uang pembinaan serta tamabahan 2 unit motor bagi pembalap namun karena satu dua hal PP IMI tidak mengeluarkan rekomendasi, hal tersebut sangat kami sayangkan “.
Arifin Subehan, selaku Direktur Dragbike PP IMI memberi penjelasan, “Penyelenggara dan Pengprov tidak memenuhi prosedur adminitarsi IMI Pusat, sehingga SK & setatus kejurnasnya dicabut, karena Penyelenggara /pengprov minta pembayaran SK IMI Pusat maunya dipotong dari Subsidi penyelenggaraan”.
Nah, 2 seri tidak terselenggara dan berkaca pada seri pertama pada bulan April lalu peserta Kejurnas sangatlah minim bahkan beberapa kelas tidak memenuhi kuota pembalap mari kita berbenah dan mau berunding dengan pembalap serta penyelenggara, tentunya pembalap sekarang itu juga tidak hanya butuh pengakuan juga apresiasi itu sendiri,.
Penulis : Nana Triana




