Otomotifzone.com – Jakarta. Memang akhir pekan kemarin Kejurnas Drag Bike region 2 putaran perdana diselenggarakan (22/4) di Sirkuit Lapangan Terbang TNI AU Cicangkal, Bogor. Namun sayang dipertengahan kelas kejurnas harus dihentikan. Ini karena regulasi tidak memenuhi persyaratan yang sudah ada.
Dahni selaku pemimpin perlombaan harus mengentikan jalannya kelas Kejurnas. Ini karena ada beberapa persyaratan yang tidak dijalankan oleh peserta . Salah satunya ban One Make Tyre yang sudah ditentukan oleh regulasi Kejurnas yang tidak diikuti oleh peserta.
“ Iya mas salah satu kita hentikan dari ban. Para peserta tidak menggunakan jenis ban yang sudah ditentukan. Kita sudah negosiasi sampai peserta hanya wajib menggunakan salah satu ban itu di rodanya. Namun ada beberapa juga yang tidak menggunakan,” ujar Dahni saat ditemui langsung Otomotifzone.com.
Memang, peraturan Kejurnas Drag Bike yaitu buat peserta yang turun di kelas Kejurnas wajib menggunakan ban Swallow. Ini karena pabrikan ban tersebut menjadi salah satu sponsor. Tidak hanya masalah ban, ada juga beberapa persyaratan yang tidak memenuhi kriteria. Yaitu dari jumlah starter di salah satu kelas Kejurnas.
“ Selain itu juga jumlah starter di salah satu kelas juga tidak memenuhi kuota. Yang mana kuata di satu kelas minimal 8 peserta. Di kelas Bebek 4T 130 cc TU itu peserta hanya 7 saja. Yang mana membuat tidak memenuhi persyaratan,” tutup Dahni.




