OtomotifZone.Com – Keerom. Aditya Kapasiang harus pasrah di keluarkan dari Gate start oleh Juri dan tidak dapat melanjutkan race di moto 2 kelas Bebek modifikasi 4T 110cc Junior pada gelaran Kejurnas Grasstrack Region 6 Papua Seri 3 Keerom yang berlangsung di sirkuit Yuwanain Arso 2 Keerom, Papua, Minggu (25/8).
Seperti apa sih kronologi kejadiannya??… Saat 12 pembalap di lepas memasuki tikungan awal R1 Aditya terlibat Crash dengan pembalap lainnya hingga terjatuh dan tertidur di tengah lintasan sebelum tikungan, melihat itu flag marshal pun mengibarkan bendera kuning hingga tikungan akhir menuju garis finish mengingat posisi aditya tepat di tengah menuju tikungan dan tidak memberikan jalur untuk di lewati oleh pembalap lain selain itu posisi aditya belum mendapatkan penanganan dan evakuasi oleh tim medis dan juga sangat membahayakan dirinya yang berada pada jalur speed, melihat pembalap terdepan sudah masuk garis finish secara sigap pimpinan lomba di ikuti oleh juri mengibarkan bendera merah tanda race di berhentikan.
11 pembalap kembali masuk di strarting gate dan siap melakukan race pengulangan serta menunggu aditya di evakuasi ke pinggir lintasan oleh tim medis. Namun ketika evakuasi dan penanganan medis itu belum selesai aditya meninggalkan tandu medis dan keluar ternyata aditya dan motornya mengarah ke garis start kembali tentu saja hal ini mendapakan penolakan dari peserta lain, dan sempat memicu perdebatan antara crew dan pembalap .
BACA JUGA : Hasil Lomba Kejurnas Grasstrack 2019 Region 6 Papua Seri 3 Keerom
Dengan itu pimpinan Lomba Asep Hidayat perwakilan PP IMI serta dewan Juri mengeluarkan Aditya untuk tidak melanjutkan pertandingan di kelas bebek modifikasi 4T 110cc junior yang di laksanakan di sirkuit Yuwanain Arso 2 keerom.

“ Juri mengambil inisiatif untuk memberhentikan pertandingan di sebabkan karena posisi pembalap & yang menangani berada di tengah dan tidak adanya jalur lagi dan sangat membahayakan maka itu kami berhentikan dengan mengambil langkah mengibarkan red flag, dan seharusnya harus di tangani tim medis dahulu apakah kemudian boleh/ tidak melanjutkan pertandingan selanjutnya tentunya pula itu yang menjadi kami mengeluarkan dia dan tidak melanjutkan,persoalan adanya keberatan dari pembalap lainnya juga sangat mendasar di karenakan akan merugikan pembalap lainnya ” jelas, Asep.
Di tempat berbeda Aditya kapasiang di temui oleh penulis mengungkapkan bahwa “ Secara spontan saja saya masuk kembali ke gate karna berfikir masih sanggup untuk bisa lanjut main dan bisa mengamankan point saya, tapi saya hargai keputusan juri dan pimpinan lomba untuk saya tidak melanjutkan pertandingan,kalo saya tidak kecewa dengan keputusan karena sudah seperti itu aturannya,dan juga berharap peserta lain tidak terlalu menunjukkan keberatan yang berlebihan” tegas, Aditya.
Penulis / Foto : Alpacino




