OtomotifZone.com-Belitung. Ahok adalah Bupati pertama di Belitung Timur setelah pertama kalinya memisahkan diri dari Kabupaten Belitung, Gubernur DKI sebelum Anies Baswedan adalah pahlawan bagi rakyatnya, itu dibidang pemerintahan, beda lagi dengan Ahok dibidang garuk tanah.
Kera Sakti adalah nick name Richard Chandra, pembalap grasstrack asal team Babel 555 Motor Feris Motor A2 Racing Gudang Loby Beltim ini adalah satu-satunya pembalap bermata sipit dalam kejuaraan nasional Grasstrack Laskar pelangi region 1B seri 4 2018 yang digelar Sabtu-Minggu, 11-12 Agustus di sirkuit Pulau Dapor, Silinsing, Kecamatan Gantong, Belitung Timur, dimana Richard menjadi satu-satunya pembalap keturunan Tionghoa, kehadiran dirinya mampu menyedot banyak perhatian belasan ribu penonton, bukan karena gantengya saja lho, tapi mampu meraih juara umum kelas Junior, dimana 3 kelas wajib kejurnas, pembalap yang baru lulus SMU ini sapu bersih seluruh kelas, kemenangnya menjadi pahlawan daerah Gantong, Belitung dan Bangka Belitung.

“saya hanya bermain relax saja, saya bermain aman di Moto 2, karena hari Sabtu kemaren, saya leading point penuh di 3 kelas wajib kejurnas, jadi saat moto 2 hari minggu ini, saya cukup menjaga ritme balap agar tetap finish didepan namun aman, push pertama sejak awal untuk memperlebar jarak dengan lawan adalah strategi di moto 2, relax dimoto 2 kunci kemenangan saya,” papar Richard, juara nasional Taekwondo kelas dibawah 75 kg., produk SSS memang menghantar Ahok racing meraih juara umum.

Meski baru turun balap garuk tanah selama 2 tahun, namun kemenangan tersebut diraih karena rajinnya latihan rutin tiap minggu, baik fisik maupun skill balapnya, apalagi fisiknya juga ditunjang karena rutin latihan bela diri Taekwondo.
Mantap, liputan OZ kali ini memang berkah, baru kali ini mendapati pembalap keturunan Tionghoa balap grasstrack.
Photo : Edi Batrawan




