Beranda Headline Kejurnas Motorprix Region 2 Seri 1 Malang : Dobel Injektor Boleh Dipakai...

Kejurnas Motorprix Region 2 Seri 1 Malang : Dobel Injektor Boleh Dipakai di MP1

0
2446
MP1

OtomotifZone.com – Malang. Seri awal Kejuaraan Nasional Balap motor region 2 tahun 2016 yang bertajuk  FDR NHK Motorprix 2016 sukses digelar di pelataran parkir Stadion Kanjuruhan kabupaten Malang ( 16-17/4). Lagi – lagi ajang kejurnas yang sedianya dilarang bersamaan dengan gelaran serupa di 1 (satu) region minggu kemarin itu bersamaan dengan gelaran balap motor kejuaraan daerah di Serang provinsi Banten (17/4).

“Saya tekankan lagi, jika hal ini terus menerus terjadi yakni kejurnas di Jatim selalu bersamaan dengan daerah lain dalam satu region, nanti saya akan berbuat yang sama yaitu tidak akan melihat jadwal Kejurnas dalam satu region. Karena sudah beberapa kali selalu terjadi,“ sesal Bambang Haribowo ketua umum IMI Jatim.

Padahal seri Kejurnas Motorprix ini bakal digelar 6 seri. Diantaranya di Malang, Banten, Jogjakarta, DKI, Jabar dan Jateng. Akankah selama Kejurnas MotorPrix bakal berbenturan jadwalnya lagi.

Sirkuit dadakan halaman stadion kanjuruhan kepanjen Malang memang bukan sangat ideal buat balap motor. Namun tidak ada pilihan lagi seri kejurnas balap motor Jatim tetap memakainya. Disamping cukup luas halaman parkir dan tempat lahan untuk Paddock. Juga Stadion Kanjuruhan ini sangat mudah diakses dari mana saja, terutama dari kota Malang. Pola Sirkuit nyaris tidak berubah dari tahun ke tahun. Dan total panjang lintasan 1100 meter yang sudah memenuhi untuk dipakai kejurnas balap motor.

MP1 dan MP2 Honda berjaya.

Boy Arby Jawara MP1
Boy Arby Jawara MP1

Di kelas katagori seeded, merk Pabrikan Honda untuk seri awal ini memimpin dalam perolehan poin kejurnas. Di MP1 bebek 4 tak tune up 150 cc kejurnas, Honda Sonic sukses mengasapi Jupiter MX King lewat  Boy Arby F. Dari tim Honda Kawahara FDR KYT NGK DKI. Disusul para pembalap Jatim Aldhila Eka Darma dan Tommy Salim yang sama – sama dari tim Yamaha Yamalube Putra Anugrah Nissin NHK SSS Jawa Tengah.

Karakter Boy sebagai pebalap asal Pekanbaru, Riau tersebut tak seagresif lawan – lawannya. Ditunjang motor  Sonic andalannya tak perlu ganti ban meski hujan lebat mengguyur lintasan. Gaya tenang tersebut bahkan membuat gap antara posisinya dan posisi ke dua yang diduduki Aldhila cukup jauh. “Sirkuit patah – patang seperti ini memang tidak sampai pakai gigi ke 6. Dan karena trek basah saya pilih main aman,“ jelasnya.

Boy Arby di MP1
Boy Arby di MP1

Padahal saat QTT sehari sebelum Race day, best time dipegang Ahwin Sanjaya Pebalap dari tim Sidrap Honda KYT Nissin IRC Trijaya asal Bandung catatan 55.739. Sementara Boy sendiri hanya bertengger di posisi ke empat catatan 56.201. Di MP1 ini membuat fenomenal, karena para pebalap berkarakter agresif seperti Ahwin, Wilmar Hammer M. Nurgianto gagal di lima besar. Pokok permasalahannya saat Mp1 digelar cuaca Hujan lebar dan meninggalkan genangan air.

Posisi kedua dan ketiga MP1 memang diduduki Yamaha. Dan konon spesifikasi SOHC yang disandangnya bakal kedodoran menghadapi spesifikasi DOHC seperti Honda Sonic dan Suzuki Satria FU. Apa saja korekan Yamaha sehingga mampu bersaing tersebut. “Banyak faktor, bahkan MX King malah dinilai over power saat ditikungan apalagi trek basah. Bisa dilihat dari 24 peserta MP1 hanya 11 motor masuk garis finis, sedangkan yang lain gagal finish karena terjatuh di trek licin Kanjuruhan Malang,”.

Soal penerapan mesin injeksi dengan dobel injektor memang sudah diperbolehkan di seeded seperti addendum (tambahan peraturan balap motor 2016)  PP IMI “, jelas Tuner Yamaha.

Addendum 1 PP IMI memperbolehkan dobel injektor untuk mengganti injektor aslinya. Disini yang diuntungkan adalah Yamaha, pasalnya diameter velocity 28 mm boleh di mark up menjadi 32 mm dan inlet nya boleh diremer hingga naik 1 mm.

“Jadi saya tekankan peraturan throttle boleh maksimal 33 mm, ini entah asli atau hasil remer atau boleh diganti sama sekali, sedangkan memilih yang dobel injektor diperbolehkan di seeded, tetapi di pemula dilarang. Sedangkan spesifikasi lain seperti diameter klep, durasi dan lain sebagainya sudah jelas tertulis di Buku peraturan balap motor terbaru 2016,“ jelas Raymond Gunawan Juri Lomba PP IMI.

Feros Kuncir berjaya di MP5
Feros Kuncir berjaya di MP5

Di kategori pemula A dan Pemula B, Jatim saat ini cukup berbangga. Meski di seeeded MP2 Jatim absen prestasi, namun di Mp3 Mp4 masing masing di uruitan ke 3 dan pertama. Sedangkan di Pemula B Feros Kuncir sukses memimpin  dengan Jupiter Mxnya dan sempat mengasapi Honda Sonic lawannya.

Penulis : DIKi   |   Foto : DIKi

Pebalap Seeded
Pebalap Seeded

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses