OtomotifZone.com – Bandung. Kelemahan berikutnya dari motor Kawasaki Ninja 150 R 2-Stroke berada dibagian dalam engine, yaitu Piston.
Piston erat kaitannya dengan tekanan didalam silinder, ya, menurut Wikipedia piston bisa dikatakan sumbat geser yang terpasang didalam silinder, piston juga menerima tekanan dari fluida dan mengubah tekanan tersebut menjadi gaya linier.
Sejak era ICE (Internal Combustion Engine) pertama kali hadir, piston menjadi salah satu komponen yang paling diperhatikan untuk mendongkrak performa engine.
Desain mahkotanya, material, bobot, koefisien gesek, dan ketahananya menjadi inti pengembangan piston sampai saat ini.

Piston Kawasaki Ninja 150 R asli pabrik dibuat melalui proses casting, material dicairkan lalu dituang kedalam moulding/cetakan. Kelemahan proses casting adalah dapat terjadinya gelembung udara didalam material.
Produsen memilih teknik penyuntikan gas untuk menghilangkan gelembung tersebut, pada piston Kawasaki Ninja 150 dapat terlihat pada bagian mahkota piston/kepala piston memiliki struktur tidak rata akibat proses tersebut. Pembubutan halus mahkota piston tidak bisa memecahkan masalah karena akan mengurangi ketahanan piston.

Permukaan tidak rata mengakibatkan terdapatnya ruang, ruang tersebut akan mengurangi tekanan didalam silinder, insinyur otomotif telah mendeteksi ini telah lama dan mencari cara untuk memecahkan masalah.
Wiseco datang dengan memecahkan masalah tersebut dan membuat piston dengan proses Forging untuk Kawasaki Ninja 150, dengan permukaan mahkota piston begitu halus dan padat.
Penulis : Jody Rusli | Photos : Bukalapak.com, Kawasaki Motor




