OtomotifZone.com – Sumedang. Dicermati lebih lanjut, terkait fenomena aksi balap liar yang terjadi di Tanah Air. Seringya terjadi karena tidak adanya wadah kompetisi resmi atau fasilitas dalam menyalurkan hobi mereka. Padahal secara emosional, mereka sangat butuh perhatian dan arahan. Polemik ini, seringnya mereka hanya dilarang tanpa diberi solusi bagaimana cara positif dalam memyalurkan hobi tersebut. Hal diatas, peranan pihak-pihak terkait sangat dibutuhkan untuk mengarahkan mereka, tentunya dalam bentuk perhatian dengan cara memberikan wadah kompetisi balap resmi atau fasilitas.
Seperti yang terjadi di kota Sumedang, bentuk kepedulian lewat kompetisi balap resmi yang bertajuk Bupati Mandasarin Cup 2013(BMC) pada (15-16/6) disirkuit Alun-Alun Sumedang, sukses memberikan wadah buat para pembalap sehingga grafik balap liar dikota ini dapat diminimalisir. Disini kasih acung jempol buat E.O Mandasarin selaku penyelenggara yang dikomandani Sutia Firmansyah. Beserta pihak IMI Korwil Sumedang, Pemerintah Daerah, dan Kepolisian setempat yang semuanya telah mensupport kompetisi resmi balap motor ini.
“Mengingat dikota ini sering buat balap liar maka kami bikin gelaran resmi road race tentu dengan tujuan mengurangi angka balap liar tersebut,” beber Sutia Firmansyah selaku penyelenggara gelaran BMC. “Selain itu kami juga sangat peduli dengan kemajuan dunia balap diantara road race, bentuk kepedulian dengan memberikan wadah kejuaraan resmi khususnya dikota Sumedang,” tambah Sutia. “Pengaruh dan indikasi hadirnya kompetisi resmi memang sangat bisa meminimalisir balap liar, selain itu juga bisa juga melahirkan pembalap berprestasi khususnya dikota ini,” timpal Firman Surya Komisi Roda Dua Pengprov IMI Jabar.
Fakta berbicara, lahirnya pembalap berprestasi beberapa berasal dari Sumedang. Seperti Owie Nurhuda pembalap berprestasi di Indoprix dan Feizy yang keduanya dari Sumedang. Malahan, Owie Nurhuda waktu PON di Riau tahun 2012, tepatnya kelas bebek 110 beregu berhasil meraih medali emas. Dan kalau ditarik garis besarnya, mereka sangat mengharumkan nama Kab.Sumedang. Saluut…! Digelaran BMC, Owie ikut angkat bicara. “Sangat bagus kalau Sumedang ada event balap resmi, jadi bakat pembalap sini bisa tersalurkan sehingga lebih banyak melahirkan rider berprestasi,” ucap Owie Nurhuda yang berharap gelaran resmi balap kota Sumedang dibanyakkin.
Dipaparkan pula oleh Rully Krisna selaku ketua Korwil IMI Sumedang. Sejak tahun 2009 disini tidak ada kejuaraan resmi, baru sekarang ada dan terlihat animo starter sangat antusias. Yaitu tembus 421 starter dan dilihat lebih dari 10.000 penonton, berarti selama ini pembalap khususnya Sumedang butuh wadah kompetisi resmi. “Intinya komunitas balap di Sumedang sangat banyak, tentu semua itu harus ditunjang fasilitas dan gelaran event resmi sehingga mereka tidak lari ke balap liar,” terang Rully Krisna selaku ketua Korwil IMI Sumedang yang berharap Sumedang punya fasiltas dan lebih sering diadakan balap resmi. “Saya sangat senang, karena Pemerintah Daerah merespon positif dan rencananya akan bikin fasilitas buat balapan di Sindang Raja,” tutup Rully Krisna.
Bravo buat balap Jabar khususnya Sumedang. Kemajuan memang harus selalu didukung pihak-pihak terkait. Jangan hanya menyalahkan adanya balap liar, tapi arahkan dan berilah mereka fasilitas. Maju terus Otomotif Indonesia.
Penulis : Ewa | Foto : Ewa

