Beranda News Kuningan Butuh Sirkuit Permanen

Kuningan Butuh Sirkuit Permanen

0
1933

OtomotifZone.com-Kuningan Jawa Barat. Yayan Olly selaku penyelenggara merasa puas dengan gelaran IMIK Open Road Race 2013 Dandim Cupp Jabar Kondusif yang digelar Minggu (7/01) kemaren.

267 starter yang mengikuti 15 kelas yang dilombakan cukup membuat Ketua Korwil sekaligus ketua Ikatan Motor Indonesia Kuningan (IMIK) tersenyum lebar meskipun beberapa hari sebelumnya sempat naik tensi gara-gara info yang dikeluarkan media cetak salah tempat dan contack person karena data dari Pengprov salah meskipun sempat direvisi oleh staff pengprov namun keburu naik cetak.

layout Sirkuit yang hampir menyerupai track biasanya yang  berada 200 meter dibawah membuat banyak pembalap dan mekanik lebih cerdas mensiasati track yang jauh lebih panjang hingga hampir 1200 meter yang di rancang oleh Global Racing.

Kombinasi track curam lepas start dan R1 U turn kanan terus dihadang track lurus 300 meter sedikit melengkung dan menurun membuat para pembalap gaspol hingga R2 yang kondisinya berbalik menanjak dengan belokan kiri yang menanjak pula dihadapan hijaunya kaki bukit gunung ciremai. Sebelum akhirnya sampai di R5 pembalap masih menahan laju kendaraan karena jalan menurun sebelum akhirnya masuk garis finish cukup penguras tenaga.

“Saya cukup senang, meskipun beberapa hari sebelumnya ada kesalahan informasi yang cukup fatal, untung OZ segera membantu menginformasikan kepada teman-teman pembalap Jawa Barat, alhasil semuanya berjalan sukses. Semoga kedepannya IMIK lebih bisa menyelenggarakan event yang bisa memuaskan semua pihak” harap Yayan Olly.

Jarangnya event yang digelar di Kuningan dan sekitarnya serta sarana latihan yang kurang memadai membuat para pembalap kuningan menginginkan adanya sirkuit permanen diwilayahnya. Alviana Yusuf pembalap asal Kuningan yang pernah berjaya beberapa tahun sebelumnya kemaren cukup unjuk gigi dan menjuarai 3 kelas setelah lama absen pasca kecelakaan PORDA 2008 yang lalu.

“coba kalau Kuningan punya sirkuit permanen, Pasti bibit-bibit baru pembalap Kuningan akan semakin  banyak, dan balapan liar pasti akan berkurang dengan sendirinya” Cetus Alviana Yusuf yang setiap sebelum start selalu cium tangan bapaknya dan bapaknyapun cium helm pembalap dengan nomer 77 nomer keramatnya.

Hanya Info mas bro, 65 persen starter terbanyak dari Wilayah III lho.. artinya setiap balap yang digelar berlabel club event jagoan lokal selalu pingin eksis diwilayahnya masing-masing, berarti memang Jawa Barat sangat potensial pembalap-pembalap lokal yang perlu jam terbang tinggi dengan seringnya event berkualitas.

penulis : Edi Batrawan | Photographer : Edi Batrawan