Beranda News Lakban Hitam petaka Yudistira

Lakban Hitam petaka Yudistira

0
1656

OtomotifZone.com-Binuang. Aksi menutup Wearpack produk Ardian dengan “Lakban Hitam” menuai kecaman dari pihak Irwan Ardiansyah dan juga dari teamnya sendiri…. ada apa dengan lakban  bor…??

Awal kejadian ketika berlangsung Race 1 IP 1 125 cc di lap 12. Irwan Ardiansyah pembalap senior asal DIY yang tergabung dalam team Gandasari Nissin Pertamina INK mencoba menghindari tebaran pasir yang ada di R8 sirkuit Balipan Binuang, takut jatuh karena pasir tersebut Dian panggilan akrab pembalap nomer start 75 membuang motor dan tanpa disadari menyenggol Yudhistira dan mengakibatkan Pembalap manual tech cium tanah air.

“saya memang menghindari adanya pasir yang ada di sirkuit mas, saya reflek membuang setir karena takut jatuh, eh  gak taunya ternyata menyenggol Yudis, tapi setelah race  selesai saya mendatangi Paddock Yudis dan minta Maaf, tapi Yudis tidak menjawab dan justru malah pergi” jelas Irwan Ardiansyah.

Permohonan maaf Irwan pun disampaikan kepada Pak Dhe Ibu Sambodo selaku Owner team dimana Yudhis bernaung dan Ibu Sambodo pun mempercayai alasan Kakak Hendriansyah.

Nahhh…..setelah kejadian tersebut Yudhistira melakukan aksi di race 2 IP 1 dan IP 2 dengan menutup logo “ardians” di pundak dan sikut wearpack yang dikenakan Yudhis.

Melihat kejadian tersebut Irwan merasa dilecehkan dan gak enak.. ” Wearpack kan gak salah, ini masalah saya dengan Yudhis secara pribadi di lapangan dan saya sudah minta maaf, sementara “ardians” sebagai sponsor di team Manual Tech tidak bersalah dan tidak ada hubungan apapun tentang kejadian tersebut, Yudhis sangat tidak profesional, padahal masih muda, karier masih panjang, ko sifatnya jelek begitu??? terang Irwan.

Kekesalan dan ucapan menyayangkan Irwan terhadap sifat dan sikap Yudhis disampaikan langsung ke Ibnu sambodo, dan sontak Pak Dhe sendiri kaget, “ko yudis begitu ya? kita balapan itu cari sodara, cari banyak teman bukan cari musuh..saya merasa gak enak saya irwan, kan ardians sponsor team saya, saya minta maaf banget sama Irwan..mohon maaf atas kelakuan yudhis yang kekanak-kanakan.” demikian penjelasan Pak Dhe Ibnu.

Setelah kejadian tersebut Masing-masing pihak sudah saling memafkan atas kejadian tersebut. hanya menjadi catatan besar dan harus dicamkan, bahwa pembalap yang mempunyai kelas dan tingkatan lebih tinggi harus ditunjang dengan perilaku panutan dan tauladan bagi pembalap pemula yang merintis dari bawah.

Sangat disayangkan, Juara nasional IP 125 cc ternoda hanya karena lakban hitam, dan semoga itu menjadi “catatan hitam terakhir” bagi Yudhis. (ebas)