OtomotifZone.com-Sumedang. Berangkat dari tujuan yang sama memajukan Offroad diwilayah tatar Sunda. event coba-coba dengan title Latber Offroader Jabar 2018 malah melebihi ekpektasi yang diharapkan semula.
Digagas bersama inilah yang melahirkan event sekedar latihan bersama justru kualitasnya malah jauh melebihi kualitas kejurda dan bahkan kejurnas sekalipun, salah satu indikatornya adalah membludaknya jumlah peserta event garapan OJG, kepanjangan dari Offroader Jawa Barat Guyub ini diikuti peserta bukan hanya dari wilayah Jawa Barat saja, namun diikuti peserta dari 8 provinsi lainnya.
Biaya pendaftaran hanya 300 ribu rupiah saja, setara biaya balap motor, 113 peserta tumplek blek disirkuit Bagong E& yang berada dikaki gunung Tampomas Cimalaka, Sumedang menjadi sakti betapa gagasan asas kebersamaan untuk tetap eksisnya offroad Jabar ini malah menjadi event impian pecinta mobil lumpur ini.
Dari bahasa Latber yang kebablasan, event main-main kalahkah kejurnas adalah salah satu bentuk apresiasi dari komunitas offroad Indonesia yang hadir diajang tersebut, team JRT Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, NTB, Bali, Jakarta, Jogjakarta, Jatim, Jateng dan tuan rumah Jawa Barat adalah sebagai bukti latber yang kebablasan.

“Kami tidak menyangka, event yang kami gagas hanya latihan bersama, eh ternyata animo peserta menggila, offroader 9 provinsi hadir dievent ini, berkah bagi kami dan harapan baru akan semakin hidup dan berkembangnya offroad di Jawa Barat, kami Offroader Jawa Barat Guyub mempunyai mimpi, bahwa offroad bisa hidup dan berkembang karena kami kompak, punya satu tujuan yang sama, meski memang kesannya latihan bersama ini kebablasan, mungkin karena pendaftaran murah, juga para juara 1 ditiap kelasnya dihanjar 1 unit motor Jepang gres”, ujar H.Martin Winata, ketua penyelenggara.

Suksesnya latber ini justu menjadi ajang pembuka event-event selanjutnya, bahkan hilangnya kejurda Offroad di Jabar, komunitas mengganggap event ini bisa menjadi pelepas dahaga agar event offroad diwilayah ini tetap eksis.
penulis : Edi Batrawan | photo : Edmol

