OtomotifZone.com-Tasikmalaya. Meski sempat menjadi buah bibir diranah otomotif Jawa Barat, namun tekat kedua pembalap senior asal Tasikmalaya dan Ciamis ini patut mendapat apresasi tinggi, lho….
Meski hanya latihan bersama dan tanpa hadiah berupa uang cash, namun demi mengikuti kepatuhan dan aturan, kegiatan latber ke-4 kalinya ini menggunakan rekomendasi Pengprov IMI Jabar, meski 3 event sebelumnya tidak dilakukan, itu semua dengan alasan pertimbangan, kedua tokoh muda ini hanya mempunyai alasan simple, mimpi lahirnya pembalap baru diwilayah Tasik dan Sekitarnya segera muncul, apalagi keberadaan sirkuit Bukit Peusar sayang kalau tidak dimaksimalkan, terbukti lebih dari 150 pembalap pemula dan pelajar turun dan antusias mengikuti pelatihan Minggu kemaren (27/8) di Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya.

“Kami akan patuhi aturan kalau memang itu sebuah keharusan, mimpi kami hanya satu, kami ingin menciptakan calon bibit baru pembalap yang lahir dari pelatihan ini, tidak ada tujuan lain, kami memungut pendaftaran 75 ribu di 3 event sebelumnya, dimana 50 Ribu untuk sewa sirkuit dan sisanya untuk kebutuhan beli hadiah berupa spare part, karena di event ke-4 ini diharuskan menggunakan rekom IMI Jabar, kami akhirnya menaikan biaya pendaftaran menjadi 120 ribu, tetap 50 ribu untuk sewa sirkuit, 70 ribunya untuk patungan bayar rekomendasi dan hadiah penyemengat pembalap berupa spare part, itu aja sih” papar Handi Maulana dan Adi Bontot.

Patuhnya kegiatan latber di ajang Road Race rupanya tidak diikuti oleh pelaku Grasstrack yang ada di Jawa Barat. karena pada waktu yang bersamaan, info yang didapat OZ, kota dodol Garutpun menggelar latber road race, dan 4 latber grasstrack yang terbagi dibeberapa wilayah, seperti cikelet Garut, Singaparna dan tempat lainnya.
“kami mengapresiasi Adi Bontot dan Handi Maulana, meski kegiatan ini hanya latihan bersama, namun tetap patuh menggunakan rekom, tapi kami miris melihat kegiatan grasstrack diwaktu bersamaan dan di 4 lokasi berbeda, ko tetap aman gelar kegiatan tanpa rekom.”, terang Hans Sanjaya selaku COC dan Iwan Orai saat dijumpai dikegiatan tersebut.
Saeful Hidayat selaku Kabiro Balap Motor IMI Jabar juga mengapresiasi kegiatan ini, dan saat OZ menghubungi Kabid R2 Irvan OC, maraknya balap grasstrack liar memang PR Besar IMI Jabar sekarang.
Nah lhooo….ko bisa begono..
Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Imola




