Beranda Racing Roda 2 Madil Cup Open, Event Pembuka 2022, Pelepas Dahaga Kendari Setelah 2 Tahun...

Madil Cup Open, Event Pembuka 2022, Pelepas Dahaga Kendari Setelah 2 Tahun Tertidur

0
315
Pembalap sabar menunggu penonton minggir

OtomotifZone.com-Kendari. Bak pepatah kemarau setahun diguyur hujan sehari, dahaya 2 tahun lamanya tanpa event, membuat Madil Cup Open Championship 2022 seperti pelepas Dahaga rindunya tontonan menarik di Kota Kendari.

Meski persiapan hanya 3 minggu saja, duo kreator event ini tetap optimis menhhelar event di sirkuit non permanent Terminal Baruga Kota Kendari, menutup seluruh sisi kanan kiri lintasan yang usai digelar Minggu kemaren (20/2), Tak kurang dibanjiri 344 starter Dan lebih dari 5000 penonton asik menikmati babak penyisiaan hingga final 16 kelas yang dilombakan.

Meski sirkuit dadakan ala pasar senggol kebanyakan, meski minim dari sisi safety, namun gelaran yang baru ada kembali setelah 2 tahun libur karena pandemi, namun event garapan Madil Motor Racing Team ini terbilang sukses, terbukti dari animo peserta hingga penonton yang agak sulit diatur, hingga race pamungkas, tidak terjadi insiden berbahaya, meski acap Kali penonton bandel menyebrang lintasan seperti catwalk saat fashion show.

“kami mempersiapkan event memang hanya 3 minggu, tapi kami berjuang sekuat tenaga agar event bisa berjalan lancar, tujuan bikin event yaitu mengasah kembali skill pembalap Sultra serta persiapan seleksi Porprov mendatang”, ungkap Sukri ‘uky’ selalu ketua penyelenggaraa diamini Zumadil, penasehat MMRT.

Saat penulis menanyakan siapa yang ikut support event ini, Madil lantas menambahkan, “tentunya kami Berterima kasih Pengprov IMI Sultra, para sponsor event seperti kepada PT Radja Bimantara mineral, PT. Bahari Mineral Nusantara, Gudsng Garam dan Safinah SS serta pihak-pihak yang tidak disebutkan satu-persatu, semoga kedepannya Kita bisa bikin event kembali”, tutup Madil.

Madil (polo putih) dan Uky dari MMRT

Memang ada beberapa catatan jika event digelar disirkuit non permanent, minimnya barikade atau BRC menjadi salah satu titik kelemahan dari sisi safety, sehingga dengan mudahnya penonton bisa berlalu lalang menyeberang, membuat pembalap Tak bisa gaspol saat race, Dan membludaknya penonton Sempat menunda race, apalagi beberapa race akhir sehingga pimpinan perlombaan dengan gigih memberi pengertian ke0asa penonton untuk minggir demi keselamatan.

Hal tersebut mendapat perhatian serius dari Ali Rizki, Kabid Organisasi yang datang langsung menyaksikan jalannya event dari pagi hingga usai, “ini menjadi bahan evaluasi bersama, safety adalah prioritas, Kita harus duduk bersama diskusi, bagaimana formula kedepannya agar event tetap berjalan dengan regulasi yang mengedepankan faktor safety” diamini Chika dari Kabid R2 Pengprov IMI Sulawesi Tenggara.

Ali Rizki (kabid Organisasi/polo Hitam) dan Chika, kabid R2 IMI Sultra

Dinamika sirkuit pasar senggol, bukan hanya pembalap senggol-senggolan masuk tikungan, penontonpun bersenggolan ingin tampil Paling depan melihat jagoanya berlaga.

Selamat event berjalan, dan demi.keselanatan bersama, kedepannya faktor keselamatan adalah prioritas.