Otomotifzone.com-Solo. Idul Fitri kali ini nampaknya agak berbeda kali ini dengan Idul Fitri tahun lalu. bedanya dengan tingkat kecelakaannya. Tahun lalu lumayan banyak sekali pengendara ceroboh saat sudah sampai di kampung halamannya. Kecerobohan sudah dimulai mungkin saat start menuju kampung halaman. Seperti ada serangan fajar menuju tempat asal. Memang kenyataannya demikian mudik dirasa-rasa seperti berangkat perang, seperti ada yang di kejar agar segera sampai dirumah. Tak peduli jalan sempit, kendaraan lalu lalang tak beraturan tetep nekad berani gas-gasan. Ayolah teman-teman yang mudik, santailah dalam berkendara. Masak mau kumpul sama keluarga harus urusan dulu dengan ini itu. Gak mau kan?
Sampai di kampung juga masih urakan, yang dari kota kencang biar gahar yang dari kampung kencang karena gengsi. Coba resapi, untungnya apa sih bro kenceng-kenceng di jalan pas hari lebaran? Ayolah kita jadikan Hari Raya ini penuh makna bukan penuh musibah. Apa tidak kasihan jika keluarga ingin semua kerabat kumpul tapi anda tidak bisa bersama-sama dalam keadaan sehat? Sangat rugi kalau lebaran ini kita tidak bisa senang kumpul bareng bersama keluarga bukan?
Kita harus sadar diri betapa bahayanya ngebut. Selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, juga merugikan orang-orang sekitar yang terkena dampaknya. Untungnya saat ini pengendara dari pantauan Otomotifzone.com di pelosok tingkat kecelakaannya sudah berkurang. Banyak pengendara yang sadar diri. Lagi pula beberapa ruas jalan yang dirasa rawan kecelakaan di beri pembatas buatan agar tak terjadi salip-menyalip.
Mari berkendara santun di jalan raya di Hari Raya ini. Mari kita gunakan hari raya ini kita pakai sebaik mungkin. Taqabballahu Minna Wa Minkum (Semoga Allah Menerima Amalku Dan Amal Kalian). Selamat Idul Fitri 1936 H
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

