OtomotifZone.com – Texas. Bersinarnya kembali Valentino Rossi dengan meraih podium kedua di seri pembuka MotoGP Qatar membuat gelaran MotoGP menjadi tontonan yang menarik.
Terbukti dengan menyuguhkan aksi salip-menyalip rating tontonan MotoGP kembali menguat. Sayang, suguhan itu tidak terjadi di seri kedua MotoGP yang berlangsung di Circuit of the Americas, Senin (22/4) dini hari WIB.
Duo Repsol Honda yang menguasai catatan waktu tercepat sejak latihan hingga kualifikasi tak tersentuh saat lampu start dipadamkan hingga bendera finish dikibarkan.
Pedrosa membuat start bagus dan langsung melesat ke depan melewati Marquez dengan memimpin jalannya balap. Pada lap ke-13 barulah terjadi  perubahan posisi pimpinan lomba. Marquez menyalip Pedrosa dari dalam dan mengambil alih posisi terdepan tanpa perlawanan berarti hingga menyentuh garis finish.
“Saya tahu saya tidak akan super cepat di bagian pertama. Jadi, menjelang akhir saya kesulitan di sana dengan rasa sakit di lengan kiri saya,” ucap pedrosa disitus resmi MotoGP. 
“Balapan cukup sulit, khususnya dalam hal kondisi fisik menjelang akhir, dengan tikungan-tikungan seperti Turn 1. Saya punya masalah dengan bagian depan yang tidak saya alami dalam latihan. Tapi, meski dalam kondisi begitu saya bisa terus menggeber motor dan menjaga ritme tetap konstan. Tidak begitu cepat, tapi cukup,” jelas Marquez.
Pembalap andalah Yamaha Jorge Lorenzo tak mampu mengimbangi keperkasaan duo Repsol Honda. Sedangkan Rossi terjebak diposisi keenam bersama Dovisiozo dan Bautista.
“Trek ini mungkin yang terburuk bagi kami, jadi finis di urutan tiga adalah sesuatu yang di luar ekspektasi kemarin. Menang adalah menang, ketiga adalah ketiga. Apapun itu kami telah mencoba yang terbaik ,” ucap Lorenzo seperti dilansir  Autosport.
“Ini adalah trek yang sulit untuk kami. Kami berharap tampil lebih baik, tapi saya mengalami banyak masalah di dalam balapan karena saya punya masalah dengan rem. Saya merasakan getaran saat mengerem karena saya kehilangan satu bagian disk. Jadi, ini tidak membantu,” ujar Rossi disitus resmi MotoGP.
Alhasil balap selama 21 lap terlihat membosankan tanpa aksi salip-menyalip. Kalau suguhan balapan seperti ini terjadi di race-race berikutnya bukan tidak mungkin MotoGP akan kembali kehilangan penontonya.
Penulis: Hendra Sonie | Foto: MotoGP

