OtomotifZone.com – Merauke. ER_TH 826 Extreme Racing datang bukan sekadar meramaikan persaingan. Tim asal Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya itu siap memberi kejutan pada Kejuaraan Nasional Motoprix Region F Putaran 2. Yang akan berlangung di Sirkuit Waninggap Sai Gautak, Merauke, Papua Selatan, pada 1–2 Agustus 2026.
Mengusung semangat membawa nama Papua Barat Daya bersaing di level nasional, ER_TH 826 mendapat dukungan penuh dari IMI Papua Barat Daya. Meski harus menempuh perjalanan panjang dan penuh tantangan menuju Merauke, tim tetap berkomitmen tampil maksimal demi mengharumkan nama daerah.
Pada seri kedua ini, ER_TH menurunkan dua pembalap muda yang tengah menunjukkan perkembangan pesat. Stevando Ihalauw akan bersaing di kelas Novice, sementara James Prince Richel Thenu tampil di dua kelas sekaligus, yakni Rookie dan Beginner.

Kehadiran kedua rider tersebut menjadi modal penting bagi tim. Keduanya dikenal memiliki semangat juang tinggi dan telah mengoleksi sejumlah prestasi di berbagai kejuaraan. Khusus James Prince Richel Thenu, pengalamannya tampil di ajang nasional seperti Yamaha Sunday Race dan Mandalika Racing Series. Menjadi bekal berharga untuk menghadapi persaingan sengit di Motoprix Region F.
Tak hanya mengandalkan kemampuan pembalap, ER_TH 826 juga datang dengan persiapan teknis yang matang. Motor balap mereka mendapat sentuhan mekanik AMR Racing Jakarta. Yang dikenal memiliki pengalaman dalam meracik mesin kompetitif di berbagai kejuaraan nasional. Kombinasi performa mesin, strategi tim, dan mental bertanding diharapkan mampu membawa hasil positif sepanjang akhir pekan balapan.
Beberapa hari sebelum balapan akan berlangsung, seluruh kru, mekanik, dan pembalap ER_TH 826 telah tiba di Kota Merauke. Mereka langsung memanfaatkan waktu untuk melakukan adaptasi, pengecekan motor, hingga uji lintasan guna menemukan setelan terbaik sesuai karakter Sirkuit Waninggap Sai Gautak.
Menariknya, ER_TH 826 menjadi satu-satunya tim yang mewakili Papua Barat Daya pada putaran kedua Kejurnas Motoprix kali ini. Kondisi geografis serta sulitnya akses perjalanan dari Maybrat menuju Merauke menjadi tantangan tersendiri sehingga belum banyak tim yang bisa ikut ambil bagian.
Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat tim. Justru kondisi itu menjadi motivasi tambahan untuk membuktikan bahwa pembalap-pembalap Papua Barat Daya mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dari seluruh Papua Raya.
Erick Thenu, Ketua Bidang Roda Dua IMI Papua Barat Daya sekaligus owner ER_TH 826 Extreme Racing dan ayah dari James Prince Richel Thenu. Mengaku tidak ingin memberikan tekanan berlebihan kepada para pembalapnya. Baginya, proses dan konsistensi jauh lebih penting bukan sekadar mengejar hasil instan.
“Target kami tetap berusaha semaksimal mungkin meraih podium terbaik di kelas Kejurnas pada setiap seri. Untuk putaran kedua ini, dari Papua Barat Daya hanya tim ER_TH yang bisa turun karena akses dari Maybrat menuju Merauke memang cukup sulit. Kami tetap memberikan dukungan penuh kepada tim. Dan berharap kedua pembalap mampu mengharumkan nama IMI Papua Barat Daya di Kota Rusa, Merauke. Kalau tidak ada kesibukan, saya juga akan ikut mengawal tim,” ujar Erick Thenu.

Dengan bekal pengalaman, dukungan teknis yang kuat, serta tekad besar membawa nama Papua Barat Daya bersinar di pentas nasional. ER_TH 826 berpeluang menjadi salah satu tim yang layak diperhitungkan pada Kejurnas Motoprix. Kini, publik otomotif Papua tentu menantikan. Apakah duet Stevando Ihalauw dan James Prince Richel Thenu benar-benar mampu menghadirkan kejutan dan mengibarkan nama ER_TH 826 di podium Merauke.
Kejurnas Motoprix Region F Putaran 2 di Merauke bukan hanya menjadi ajang perebutan poin bagi tim. Tetapi juga momentum untuk membuktikan bahwa talenta balap dari Papua Barat Daya mampu bersaing di level nasional. Dengan kerja keras, persiapan yang matang, dan dukungan penuh dari IMI Papua Barat Daya. Seluruh tim berharap dapat membawa pulang hasil terbaik sekaligus menjadi inspirasi bagi lahirnya lebih banyak pembalap muda berprestasi dari Tanah Papua.
Kini, semua mata tertuju ke Sirkuit Waninggap Sai Gautak. Mampukah ER_TH 826 Extreme Racing menjawab tantangan dan mencetak kejutan di Kota Rusa? Jawabannya akan terungkap saat lampu start mulai menyala pada akhir pekan ini.
