OtomotifZone-Cimahi. Pada kejuaraan Matic Race Trijaya Sumber Production 2018 yang di langsungkan di sirkuit Brigif 15 Kujang II Cimahi,Bandung. Irfan Chufenk gagal raih juara umum untuk kategori Matic open dan tercepat di matic FFA kelasnya matic yang cc nya paling besar. Yang dimana Irfan Chufenk sebelunya sempat mempin point dengan selisih yang tipis dengan rivalnya yaitu Rio Adi, akan tetapi pada kelas Matic 150cc Open Irfan Chupenk harus mengalami Putus “vanbelt” .
Di kelas Matic FFA Irfan Chufenk mampu mendominasi jalanya race dengan raihan podium pertama dan mampu meninggalkan lawan-lawanya dengan jarak yang sangat jauh, Chufenk yang bernaung dengan team Putra Motor R.142 CLD Mandira memberikan tontonan yang sangat menarik walaupun gagal raih juara umum.

“Pertama-tama saya sangat bersyukur masih bisa mendapatkan podium untuk team Putra Motor R.142 CLD Mandira , daan berterimakasih kepada Irfan Chufenk dan Aditya Fauzi sebagai pembalap dari team saya, mungkin ini belum Rezekinya untuk raih juara umum di kategori matic open, akan tetapi melihat dari hasil di lapangan saya sangat puas dan apabila tidak terjadi putus Pen belt mungkin chufenk bisa jadi yang tercepat karna sudah memingping dan meninggalkan jauh lawan-lawanya”. ( Ujar Rifky Rahardian selaku owner dari team Putra Motor R.142 CLD Mandira ).
Akan tetapi walaupun Chufenk gagal raih podium di kelas Matic 150cc open Aditya Fauzi bisa menjadi yang tercepat loh otozoner, dan ini menjadi bukti bahwa matic racikan Putra Motor R.142 CLD Mandira bisa bersaing di kejuaran-kejuaraan bergengsi di Jawa Barat. Dan pada event Indoclub yang akan berlangsung pada minggu ini Rifky Rahardian sudah siapkan strategi khusu dan siap menjadi team matic tercepat di event Indoclub.

“Walaupun saya harus gagal di matic 150cc open saya bisa obati kegagalan itu di kelas mati FFA , walaupun kuda pacu saya motor baru naik mas akan tetapi saya tidak meragukan kekutan dan ketahan kuda pacu yang saya tunggangi dan bisa raih posisin pertama”.(Tutup Irfan Chufenk)




