BerandaRacing Roda 2Road RaceMCR Seri 1 Magetan : Tahan Gempuran Lap Akhir, Akbar Abud Curi...

MCR Seri 1 Magetan : Tahan Gempuran Lap Akhir, Akbar Abud Curi Podium Pertama Underbone 2Tak 130cc Bersama Ananda Tri Perkasa

​Otomotifzone.com – Magetan, Penampilan memukau dan penuh perhitungan matang dipertontonkan oleh pembalap berbakat Akbar Abud dalam laga bergengsi kelas Bebek 2Tak Underbone 130cc di ajang Matapanah Cup Race (MCR) 2026.

Berlangsung di Sirkuit NP Parang, Magetan, Abud sukses mencuri posisi pertama dan kokoh mempertahankan keunggulan dari gempuran masif dua rival terdekatnya.

​Mengandalkan Yamaha 125Z andalan dari tim Ananda Tri Perkasa racikan tangan dingin mekanik legendaris Kate Montormaboer, Akbar Abud tampil begitu taktis. Pasca merebut pimpinan balapan, ia terus melesat dengan manuver-manuver ciamik di setiap sudut sirkuit guna memutus momentum serangan pembalap di belakangnya yang sangat bernafsu untuk memimpin jalan takhta kelas para raja ini.

​Berdasarkan data catatan waktu balap sepanjang 10 putaran (laps), Akbar Abud sejatinya mengawali balapan dari posisi kedua. Konsistensinya teruji kuat di mana ia sukses membukukan waktu terbaik (Best Lap) yang sangat tajam pada lap ke-3 dengan torehan waktu 44.973 detik sebelum akhirnya mengambil alih jalannya perlombaan pada lap ke-4 hingga garis finis.

​Ketegangan memuncak di lap-lap akhir ketika dua pembalap di belakangnya terus berupaya mencari celah sempit untuk menusuk ke dalam. Namun, kematangan mental Akbar Abud menjadi pembeda utama dalam pertempuran sengit di Magetan kali ini.

​”Di tiga lap pertama kita memang di posisi kedua. Kita terus mencoba mencari celah dan hasilnya kita bisa rebut. Lanjut kita Tetap menjaga Racingline meski dari belakang mencoba menusuk terus, apalagi di lap-lap akhir sangat krusial kita coba tutup dan hasilnya bendera finish berkibar kita raih podium pertama,” ungkap Akbar Abud seusai turun dari podium.

​Kunci utama kemenangan dramatis ini diakui Abud terletak pada kedisiplinannya menjaga racing line yang solid. Kendati tekanan bertubi-tubi datang di sisa putaran yang kian krusial, ketenangan Abud bersama motor garapan Kate Montormaboer terbukti mampu meredam ambisi besar rivalnya hingga bendera kotak-kotak dikibarkan.

Must Read