OtomotifZone.com-Bogor. Carut marutnya penyelenggaraan balap motor ternyata juga menimpa penyelenggaraan kejurnas Motocross Indonesia tahun ini, meski PP IMI sudah mengeluarkan SK penyelenggaraan Grand Final Motocross tanggal 28-29 November 2015 di sirkuit Pakansari Cibinong.
Namun ditempat lain juga ada yang meng claim bahwa akan digelar kejuaraan nasional motocross. naah lhoo ..nah lhooo… kusut maning kusut maning.

Meski ada upaya penggalangan untuk membatalkan kegiatan seri final ini, Frans Tanujaya selaku kabid OR PP IMI menegaskan, “penyelenggaan Kejurnas Motocross grand final digelar tanggal 28-29 November di Cibinong, bukan ditempat lain,”.
Keputusan tersebut juga sudah dituangkan dalam surat keputusan PP IMI tertanggal 29 Oktober 2015 juga sudah jelas bahwa penyelenggaraan seri 8 digelar ditempat tersebut, meski OZ sempat mengamati di Medsos, bahwa di wilayah pengprov IMI Jateng juga sudah santer akan digelar Final Race kejurnas Motocross yang akan digelar tanggal 12-13 Desember 2015 di sirkuit Option Platinum Plesungan Karanganyar Jawa Tengah, sudah selesai..??? ternyata belum broo…

“saya dari komisi MX/GTX sih sangat menghormati segala keputusan PP IMI, kami hanya menjalankan tugas, tidak mau main diluar tugas dan kewajiban saya”, papar Arief Budhi P atau yang lebih dikenal Arief MBG.
Saat gelaran seri 9 Aceh minggu kemaren, juga keluar adanya surat keberatan dari para pembalap atas penyelenggaraan seri final MX nasional digelar Minggu ini dicibinong, beberapa pembalap top nasional membubuhi tandatangan tangan diatas materai dengan alasan mepetnya penyelenggaraan, ditambah transportasi Aceh-Cibinong juga memakan waktu lama, namun pada akhirnya ada beberapa pembalap yang mencabut surat keberatan tersebut.
“Makanya kedepan jumlah serinya ngga usah kebanyakan tapi kualitas ditingkatkan, daerah2 yg ngga jelas mending ngga usah aja cuma bikin kualitas eventnya menurun”, harap dedengkot MX nasional, Irwan Ardiansyah.

Duluan mana ayam sama telor..? pusing itulah yang kita jumpai dikegiatan otomotif tanah air, tidak ada yang mau disalahkan, pengprov yang minta jatah kejurnas tapi batal juga harus mendapat peringatan keras karena itu juga salah satu penyebab jadwal yang sudah diputuskan menjadi acak-acakan.
Semoga kedepannya otomotif Nasional ditidak bisa diobok-obok oleh kepentingan oknum yang mementingkan diri sendiri, majulah motocross Indonesia.
Penulis : Edi Batrawan | Photo : istimewa




