BerandaAgendaMetro Grasstrack Open: Balap dan Wisata ke Pulau Simeulue

Metro Grasstrack Open: Balap dan Wisata ke Pulau Simeulue

OtomotifZone – Aceh. Geliat balap garuk tanah alias grasstrack dan motocross memang sedang marak dan digemari di seluruh wilayah Aceh saat ini. Buktinya cukup intens kejuaraan yang diadakan dalam 2 tahun terakhir.

“Misalkan di Simeulue grasstrack memang sedang menggeliat, efektif dalm 3 bulan ini sudah terlaksana 2 event grasstrack, kita berharap semakin berkembang,” buka Devied JP, Ketua Harian Pengprov IMI Aceh.

Yaaps! Pengprov IMI Aceh melalui komisi roda dua grasstrack/motocross terus mendampingi klub setempat, mengingat Simeulue adalah Kabupaten Kepulauan. “Tapi kita optimis olahraga otomotif akan semakin berkembang seiring dengan telah berdirinya klub disana,” tambah Devied.

Salah satu klub baru adalah Akbar Studio Community. “Karena belum terdaftar di IMI, kami menggandeng AOSC (Abdya Otomotif Sport Club) bikin kejuaraan terbuka,” ujar Safwan Siregar, Ketua Klub.

Maka dihajatlah event “Metro Grasstrack Open 2016” di sirkuit GTX Ganting Simeulue, Sabtu-Minggu, 16-17 April. “Metro itu nama panggilan Riswan NS, Bupati Kabupaten Simeulue,” jelas Safwan.

“Selama ini orang masih takut ke Simeulue karena harus menyebrang ke pulau sekitar 8 jam perjalanan laut. Padahal selain bisa ikut balapan, bisa sekalian wisata bahari,” ulas Helmi, Sekretaris Panitia.

Ada 7 kelas yang dilombakan dalam event tersebut. Menariknya, selain hadiah uang tersedia hadiah lain. Juara umum untuk kelas open bisa bawa pulang satu unit sepeda motor. Sedangkan juara umum pemula Aceh bakal menggondol satu unit TV LED, tentunya tetap dapat trophy.

“Berdasarkan pengalaman tahun 2015 lalu jumlah starter di atas 100,” jawab Helmi. Setelah ditanya, ternyata rahasianya adalah animo penonton yang luar biasa, jumlahnya ribuan.

Salutnya, meski berlokasi di pulau terpencil, kejuaraan grasstrack masih bisa digelar. “Tujuan kita buat acara untuk membangkitkan minat generasi muda dan mencari bibit handal dari Simeulue untuk berkancah di ajang yang lebih tinggi lagi, kejurda atau kejurnas,” tekad Helmi.

Penulis: Noverry Darwin | Foto: Doks Panitia

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot