Beranda Internasional Motogp Assen 2016 Super Konyol

Motogp Assen 2016 Super Konyol

0
1429

OtomotifZone.com-Assen, Belanda. Hmmm… catatan konyol balapan MotoGP Assen. Dari kualifikasi dan pastinya sampai kelas MotoGP berakhir. Dalang dari cerita gp kemarin adalah hujan yang terus membasahi sirkuit legendaris Eropa tersebut. Kualifikasi acak grid terisi pembalap yang tak diunggulkan turut maju di baris depan seperti Scot Redding ada di grid 3. Para pengamat mungkin berpendapat bahwa motor Ducati Kw2 yang tenaganya gak segalak duo Andrea malah bisa menyodok di depan.
Cerita dan skenario benar-benar sulit di tebak pasti kalau sudah hujan seperti ini. Yang kencang belum tentu menang, yang hati-hati belum tentu selamat.
Cerita di race pertengahan saja yang paling wow! Mungkin komentator di depan televisi sudah pasang argumen sendiri-sendiri. Tebakan pada pembalap-pembalap yang tak diunggulkan tertuju pada Scot Redding meleset di sikat Yonny Hernandez dari team Aspar Ducati. Hujan tak terlalu lebat, motor smoot tak terlalu galak bikin pengendalian motor pembalap Kolombia itu sangat luwes di Assen. Rossi-Dovizioso di posisi 2-3 ketinggalan hampir 2 detik. Eh baru di sebutin Ducati putih Yonny Hernandez guling-guling. Payah…
Ducati menyerang Rossi dengan majunya Dovi, Danielo Petrucci, dan Scot Redding. Motor Italia bermain sangat nyaman aman damai sentausa dan hampir pasti podium bersejarah kalau nanti bisa posisi satu dua tiga. Lap 13 hujan semakin deras pandangan makin burem. Mau masuk lap 15 bendera warna merah berkibar-kibar. Finisher dihitung pada lap 14 di situ ada Dovi, Petrux, Rossi, Scot Redding, Marquez, Miller dsb.
Dovi – Petrux senyum awal bisa satu dua, sedang Redding dan Marquez terlihat di tv menunjukkan rasa kesal karena yakin bisa masuk 3 besar kalau nggak di stop bendera merah. Rossi pun senyum dikit melihat Marquez di belakangnya dan Lorenzo tanpa point karena berada di posisi 18.
Deg-deg’an kira-kira balapan masih lanjut tidak, soalnya baru 1/2 putaran bro. Harapan yang di depan setelah red flag tadi semoga hujan deras terus biar balapannya selesai tanpa race ke 2.
Hujan reda! Race lanjutan siap di mulai. Grid di ambil dari lap 14 dan jumlah putaran yang di sediakan 14 lap. Selepas start pembalap yang bakal di prediksi tampil edan lagi seperti race awal luput. Danielo Petrucci ngok duluan, lanjut Andrea Dovizioso jungkir balik ke gravel tak lama kemudian Rossi. Penggantinya pembalap peringkat tengah race awal. Pembalap lain yang jatuh juga banyak tetapi konsentrasi pada pembalap depan dan pembalap penghuni klasemen atas.

Jack Miller (43) ganas di race lanjutan.
Jack Miller (43) ganas di race lanjutan.

Jack Miller paling tajam menusuk line lawan. Dari posisi tengah terus membabat deretan depan. Giliran dia yang punya mood santai tenang konsentrasi dan kuasai. Sampai finish! Miller senang karena musim keduanya di MotoGP dia bisa juara. Di nomor dua ada Marquez lalu Redding. Tapi yang paling bahagia adalah Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. Di race awal Marquez tak sempat ambil tiga besar sedang Lorenzo di posisi 18 alias tanpa point akhirnya pulang tanpa tangan kosong setelah finis ke 8. Makin senang karena rival di klasemen mereka di race awal bisa posisi 2 jatuh saat memimpin balap. Apeesss-apes! Satu point dalam dua race bikin gregetan deh Assen.
Penulis : Hafid | Foto : MotoGP

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses