BerandaNewsMotoprix Purwokerto : Gelaran Final Motoprix Paling Dramatis

Motoprix Purwokerto : Gelaran Final Motoprix Paling Dramatis

_MG_5139

OtomotifZone.Com-Purwokerto. Benar,tegang pokoknya, MP1,MP2,MP3 juara di tentukan di seri ini. Seri terakhir bertajuk Motoprix Pertamax Plus KYT FDR Pikoli di sirkuit Gor Satria Purwokerto 18-19 Oktober 2014 menjadi seri yang sangat mendebarkan. Pendukung masing masing jawara sudah tegang di pinggir sirkuit untuk memberi support. Seri yang penuh ujian bagi panitia, pembalap, manager, bahkan media. Ada gregetnya. “ Jumlah stater ada penambahan 30%. Penonton yang datang juga banyak mungkin seri final ini,” ujar Arifin Subhan dari Bio Racing Organizer. Kali ini beberapa kejadian yang sangat patut di jadikan contoh untuk persiapan balap selanjutnya walau bukan di Motoprix.

Pergantian ban digaris start jelang race MP4
Pergantian ban digaris start jelang race MP4

Hujan menjelang start di MP4 memaksa team harus bekerja ekstra cepat! Mengganti ban dalam waktu kurang dari 10 menit. Seperti MotoGP kelas MP4 kemarin. “ Iya ini, harus ekstra cepat,” ujar AM Fadly yang menunggu bannya di ganti. Lain lagi saat penanganan medis. Seri ini sudah baik deri seri yang pernah ada. Dalam penanganan korban seperti yang dialami Tommy Orlando saat crash dengan Doohan Akbar, medis tak lansung mengangkat korban. Tetapi dengan cara yang sangat profesional yaitu melihat posisi korban di TKP dulu, baru memindah korban dengan cara yang sudah aman dari pihak medis. “Betul, pokok e jangan di angkat dulu!,” ucap Trembis dari Yamaha Suhandi Padang 88. Dan masih banyak kehebohan seri final kemarin.

Penanganan medis usai crash sudah bagus.
Penanganan medis usai crash sudah bagus.

Menambah kemeriahan Arifin Subhan memberi apresiasi kepada pembalap, team terbaik dari semua seri. “ Ada penghargaan buat beberapa kategori, termasuk best team, best paddock,” tambahnya.  Disambut dengan senang penhargaan tersebut. Karena kerapian mereka ternyata juga ada hasilnya, “Alhamdulillah mas, kita dapat penghargaan best paddock,” ungkap Mityanto atau Mas Anto dari ART Jogjakarta. Okedeh, ini memang seri paling spektakuler, sebagai contoh untuk panitia lain untuk menggelr lomba balap motor.

Purwokerto, barometer balap Jawa Tengah.
Purwokerto, barometer balap Jawa Tengah.

Khususnya area Jawa Tengah yang sangat minim gelaran road racenya. Purwokerto saat ini menjadi kiblatnya road race Jawa Tengah. Saking seringnya menggelar road race profesionalisme mereka teruji. Begitulah kata Orin Sugawa MC dalam gelaran kemarin. Salut!!

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot