Beranda Headline MotoPrix Tasikmalaya 2018 : Tercepat di MP1, Podium Harga Mati, R. Fadil...

MotoPrix Tasikmalaya 2018 : Tercepat di MP1, Podium Harga Mati, R. Fadil Siap Main Nekat

0
2456

OtomotifZone.com – Tasikmalaya. Memang rekam jejak R. Fadhil di Sirkuit Bukit Peusar sangat baik. Ini menjadi modal tersendiri dirinya di Kejurnas MotoPrix region 2 putaran V yang diselenggarakan (4-5/8) di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya. Terbukti, di babak kualifikasi dirinya menjadi pembalap tercepat di kelas MP1. Kemenangan menjadi harga mati bagi dirinya. Dan pembalap Papua Barat ini siap main nekat.

Ya, masih ingat dengan YCR sebelumnya di Tasikmalaya. Fadil mampu torehkan waktu yang sangat baik disalah satu sirkuit permanen Jawa Barat itu. Ini menjadi modal khusus bagi pembalap yang tahun ini bermain bersama BKMS. Terlebih dirinya mampu buktikan menjadi pembalap tercepat di kualifikasi MP1.

Rusman Fadil

“ Saya memang sudah tau mas Sirkuit Bukit Peusar mas. Terlebih saya suka dengan sirkuit ini. Seperti di R terakhir itu merupakan sisi sirkuit yang saya suka mas. Tadi di latihan bebas itu motor salah settingan mas. Motor kebasahan mas jadi kita rubah pas mau kualifikasi,” ujar Fadil langsung ditemui OtomotifZone.com.

Fadil sendiri meraih waktu tercepat ini tidak semata mata seperti membalikan telapak tangan. Dirinya harus kerja ekstra dengan mendapat tekanan berat dari lawan. Terutama dari pembalap pembalap rombongan yang terus ikuti dirinya ketika kualifikasi.

“ Orang orang sudah tau mas time saya di latihan bebas sebelumnya mas. Makannya tadi sempat rombongan pembalap ikuti saya. Tapi saya mencoba menghindar mas. Ketika sudah tidak ada yang ikuti baru saya cari waktu mas,” jelas Rusman Fadil.

Pembalap berwajah ganteng ini juga harus kembali kerja ektra pada race nanti. Kalau bicara time pada kualifikasi, jarak antara pembalap satu dengan yang lain sangat rapat. Seperti halnya Fadil, di peringkat satu dirinya meraih waktu 1.00.051 . Sedangkan Sulung di peringka 2 meraih waktu 1.00.133. Keduanya hanya terpaut 0.082. Sangat dekat sangat mepet dan membuat Fadil harus kembali kerja ektra.

Fadil tidak tinggal diam. Dirinya langsung request kepada sang mekanik untuk sedikit merubah motornya. Dan dengan hasil kualifikasi ini dirinya akan bermain nekat pada Race nanti. Sebab podium akan menjadi harga mati bagi dirinya.

“ Aku akan rubah settingan pada motor saya mas. Motor saya minta lebih kuat lagi di putaran bawahnya mas. Race nanti kemenangan jadi harga mati. Saya akan main ngotot dan saya tidak mau berada di posisi ke 4. Mending saya nekat jatuh di banding berada di posisi ke 4,” tutup Fadil

 

Penulis : Dewantara | Foto : Lukman

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses