OtomotifZone.com – Jakarta. Beberapa hari lalu PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) melaunching produk terbarunya yang diberi nama Yamaha Aerox 125LC.
Dengan kehadiran Yamaha Aerox 125LC ini Yamaha ingin memberikan beragam pilihan kepada konsumen Yamaha sesuai yang diinginkan. Akan tetapi dengan beragamnya pilihan tersebut membawa dampak negatif terhadap produk Yamaha yang sama.
Diantaranya Yamaha GT 125 Eagle Eye dan Xeon RC. Kedua model yang lahir lebih dahulu ini seperti kita ketahui, sampai saat ini masih belum tersentuh filosofi masa depan Yamaha, Blue Core.
Penjualan Xeon RC disepanjang 2015 (data AISI) tercatat terburuk dengan hanya laku sebanyak 2.095 unit. Hal inilah yang mendasari keputusan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing untuk mendaur ulang dan memberikan baju baru pada Xeon RC namun memanfaatkan teknologi usang.
Sejauh ini perbedaan yang tampak hanya pada desain bodi, selebihnya semua nyaris sama dengan model sebelumnya. Itu sebabnya Aerox disokong mesin 125 cc berteknologi YMJET-FI dan tidak mengusung filosofi Blue Core.
Lebih jelasnya nih persamaan spesifikasi Xeon RC dan Aerox 125LC.
Yamaha Xeon RC
Mesin
Tipe Mesin: Berpendingin Cairan, 4-stroke, SOHC
Jumlah Silinder: Single cylinder (124,86 cm3)
Diameter x Langkah: 52,4 x 57,9 mm
Perbandingan Kompresi: 10,94 : 1
Daya Maksimum: 11.4PS @9000rpm
Torsi Maksimum: 10.4Nm @6500rpm
Sistem Starter: Elektrik & kick starter
Sistem Pelumasan: Basah
Kapasitas Oli MesinTotal = 0,90 L ; Berkala = 0,80 L
Sistem Bahan Bakar: Fuel Injection
Tipe Kopling: Kering, sentrifugal
Tipe Transmisi: V-belt automatic
Yamaha Aerox 125LC
Mesin
Tipe Mesin: Berpendingin Cairan, 4-stroke, SOHC
Jumlah Silinder: Single cylinder
Diameter x Langkah: 52,4 x 57,9 mm
Perbandingan Kompresi: 10,9 ± 0.4 : 1
Daya Maksimum: 11.4PS @9000rpm
Torsi Maksimum: 10.4Nm @6500rpm
Sistem Starter: Elektrik & kick starter
Sistem Pelumasan: Basah
Kapasitas Oli MesinTotal = 0,90 L ; Berkala = 0,80 L
Sistem Bahan Bakar: Fuel Injection
Tipe Kopling: Kering, sentrifugal
Tipe Transmisi: V-belt automatic
Penulis: Bimo Seno | Foto: Yamaha

