OtomotifZone.com-Bengkulu. Dominasi Garputala terhadap sayap terbang sudah mulai terlihat saat free practice hingga qualifying time trial, dari 5 kelas wajib kejurnas, Honda hanya menempatkan 1 pembalapnya di MP5 yang menempati pole position, selebihnya para pembalap Yamaha menjadi yang tercepat.
Hasil QTT rupanya menjadi titik balik semangat team Honda untuk menghapus dominasi team yang dibela Rossi diajang MotoGP ini dan akhirnya terbukti saat Honda harus pasrah setelah final MP1, 3 podium tertinggi dihuni para pembalap Yamaha.

Begitupun final MP2 dan MP4, Pembalap Yamaha mendominasinya dipanggung tangga juara tertinggi, disinilah team Padang Sumatera Barat mulai terlihat memangkas dominasi sang logo garputala. Honda akhirnya bisa bernafas lega setelah team Honda Menara Agung Bethar CLD IRC NHK FSCM MMK Sumbar berhasil menjadi penyelamat gelaran Kejurnas MotorPrix region 1 2017 putaran 1 yang digelar disirkuit non permanen terminal Simpang Nangka, Kota Curup, kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Minggu kemaren (12/3), team dibawah asuhan sang juara nasional drag race dan ketua Pengprov IMI Sumbar ini mampu mencuri podium Runner Up dikelas MP2 lewat Hafid JW, kemudian secara mengejutkan, di 2 kelas pemula A dan B, kembali team Menara Agung Bethar berhasil menempatkan 2 pembalapnya bertengger diposisi tertinggi.

Tofani Wijaya, pembalap yang memulai debut balapnya saat masih berseragam putih merah kelas 6Â dan menjadi juara MP5 ajang kejurda Sumbar ini menjadi penyelemat pertama Honda diseri perdana, meski 6 lap akhir harus berjuang keras karena tuas persneling patah, namun tidak dimanfaatkan dengan baik oleh pembalap yamaha, Arif Murizal Sumbar Suhandi Padang88 Sari Murni Racing Team, saat finish hanya berjarak satu ban sajo.
Kembali di MP5, Honda Menara Agung Bethar CLD IRC NHK FSCM MMK lewat Isma Ramadano juga berhasil mempersembahkan hasil terbaik untuk team dan juga principalnya. 2 kelas wajib kejurnas, Honda meraih tangga tertinggi lewat satu team asal Sumbar.

Selain team Menara Agung Bethar yang berhasil menyelamatkan muka Honda diseri perdana, Deri Satio Sunarso Sumut asal Honda Deli Indako Nissin BRT FDR NHK Holly56 berhasil menempati posisi Runner Up difinal MP4.
Team dibawah racikan tuner Syukra Tuhasa ini mampu memberikan yang terbaik diawal seri bagi Honda dan tentunya teamnya, harapannya kedepan teamnya bisa mempersiapkan jauh lebih matang, baik sisi setting maupun persiapan strategi lainnya, tutur sang mekanik saat ngobrol di pesawat menuju Jakarta dari Bengkulu.
Selamat dan sukses ketuo. Sirkuit berbeda tentunya akan mendapat hasil berbeda…..Honda memang sedikit kerepotan jika layoutnya seperti goyang Anisa Bahar yang patah-patah, asal jangan tuas perslening yang selalu patah ya Topani.
Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan




