Otomotifzone.com – Jakarta. Aksi gemilang Wahyu Nugroho di putaran pertama Kejurnas MotoPrix region 2 sangat memukau (31/3) di Sirkuit GOR Satria, Purwokerto. Meski pembalap cilik ini harus puas sebagai pembalap tercepat kedua. Namun dirinya siap bertarung untuk menjadi raja di kelas pemula B tersebut. Meski hujan harus menerpa sirkuit pada race, ini justru yang ditunggu Wahyu pada race nanti.
Persaingan di kelas pemula memang sangat memukau. Terutama terhadap dua pembalap yang sedang ramai dibicarakan. Dia adalah Aldi Hendra yang merupakan adik kandung dari pembalap Galang Hendra. Aldi mampu membuat penonton tercengang dengan raihan pembalap cilik ini diatas kuda pacunya. Terlebih pembalap cilik ini mampu menjadi yang tercepat di kelas pemula B tersebut.
Namun Wahyu Nugroho terus menempel adik Galang Hendra tersebut. Wahyu sendiri merupakan pembalap muda berbakat. Memiliki basic Freestyle dari sang kaka Wawan Tembong, Wahyu mampu tempel ketat Aldi di posisi kedua. Para penonton juga dibuat tercengang atas aksi pembalap cilik ini. Wahyu mampu menjadi tercepat kedua dan beraksi bagaikan freestyler yang sedang aduk kebut. Beberapa kuda roda depan kuda pacunya diangkat oleh bocah yang membela tim Bahtera tersebut.

“ Tadi motor aku tidak ada masalah sama sekali mas. Besok tinggal lihat hasil saja mas. Kalau rezekikan sudah ada yang atur mas. Jadi lihat besok saja,” jelas Wahyu Nugroho saat ditemui langsung otomotifzone.com.
Kita tahu pada hari pertama ini awan gelap sempat memayungi sekitaran sirkuit pada sore hari. Meski pada pagi hari sampai siang hari cuaca cerah dan terik panas matahari memayungi. Namun ketika ditanya bila saja pada race nanti hujan, Wahyu malah menyambut sangat senang.
“ Saya sempat alami kendala mas tadi di R5 itu banyak krikil tapi tidak masalah mas. Besok kalau hujan lebih enak menurut saya mas. Sebab tidak muda cape ya mas. Karena kalau panas itu menguras tenaga mas,” tutup Wahyu




