Beranda News MotorPrix Region 1 Putaran 5 Bangkinang: Persaingan Motor dan Ban Semakin Kelihatan

MotorPrix Region 1 Putaran 5 Bangkinang: Persaingan Motor dan Ban Semakin Kelihatan

0
2774

OtomotifZone.com – Bangkinang. Putaran Kejurnas MotorPrix di Region 1 pulau Sumatera terus bergulir. Tanpa menunggu putaran ke-4 di Kepri yang seharusnya digelar Sabtu-Minggu (30/4-1/5), putaran ke-5 berlangsung Sabtu-Minggu (7-8/5) di sirkuit permanen Sport Centre Bangkinang, Kab Kampar, Riau yang digelar Tri Star Kencana (TSK).

Kelas utama MP1 tentunya menjadi perhatian publik balap motor. Pasalnya, kemampuan motor, skill balap, strategi team serta pemakaian ban yang tepat menjadi penentu kemenangan.

Apalagi karakter sirkuit Sport Centre di Bangkinang yang memiliki panjang 1200 meter dan lebar 5 meter, sirkuit kategori high speed. Saat QTT hari Sabtu, Ivon Nanda top speed 75,347 km/jam. Rider Sumbar andalan tim Honda Kitakita Kawahara NHK IRC Mimaki SSS dari Medan ini menunggangi Honda Sonic, tentunya pakai ban IRC.

“Di sirkuit permanen waktunya bisa selisih 2 detik kalau pakai ban IRC. Kalo cuaca panas, belakang pakai hard compond, depan medium,” analisa Indra Zafella dari Indela Racing Team Lubuk Linggau yang ingin beralih dari ban FDR.

Pemakaian ban di MotorPrix dua tahun belakangan memang dibebaskan, tak lagi one make tire, asal ‘si kulit bundar’ masih produksi dalam negeri. “Masih pakai FDR sesuai dengan kontrak tim,” jawab Defri Nasli, pemilik Yamaha Denas Racing Team asal Padang.

“Tahun 2016 baru pertama secara resmi ban IRC support tim balap di Sumatera, ternyata responsnya cukup antusias dan hasilnya cukup baik,” puas Dodi Yanto dari PT Gajah Tunggal Tbk, produsen ban IRC sambil menyebut ada 4 tim disponsori.

Yap! Hasilnya, race berlangsung seru dan ketat. Kelas puncak MP1, meski Ivon Nanda pole position, saat balap kenyataan bisa berbeda. Akhirnya Renggi Lukmana menunggangi kuda besi Yamaha MX King berhasil leading hingga finish. Rider Sumbar dari tim Canasta RBRT NHK IRC Ohlins Arya 117 Mimaki ini ditempel Zefri Adi dari Sumut yang mengandalkan Honda Sonic. Sementara Ivon harus puas berada di podium ketiga.

Kategori pembalap Pemula A memang milik Agung Septian. Rider asli Jambi yang berada di bawah naungan tim Suhandi Padang 88 NHK Sari Murni Racing ini berhasil menguasai dua kelas MP3 dan MP4. Agung meraih poin penuh 25 di MP3 dan 25 lagi di MP4. Adrian Aritonang tak bisa tampil maksimal karena terjatuh saat sesi kualifikasi Sabtu. Sementara Agung menjadi pemuncak klasemen.

Dominasi Honda kembali bisa dilihat di kelas MP5. Pembalap kategori Pemula B yang motor pacunya standar ini dimenangi Deri Satio Sunarso dari Sumut yang bernaung di tim Honda Deli Indako Nissin FDR NHK MMS Holly 56 yang didukungan pabrikan berlogo Sayap Mengepak. Posisi kedua disusul Bima FA dari Kepri juga memacu Honda Sonic dari tim Honda Menara Agung Sumbar. Sementara Afi Capirossi yang setia mengandalkan bebek underbone Suzuki Satria FU harus puas di podium ketiga.

Melihat hasil race yang ada, bisa disimpulkan Honda unggul bila balapan digelar di sirkuit permanen. Sebaliknya pembalap yang mengendarai Yamaha MX King justru bisa naik podium jika balap berlangsung di sirkuit non permanen atau trek jalan raya yang disulap jadi sirkuit.

Penulis: Noverry Darwin | Foto: Dok OZ

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses