OtomotifZone.com- Wonosari. Sirkuit belum siap pada hari sabtu (23/9) karena kendala trek menyelimuti area Lanud Gading, Gunung Kidul memaksa para team untuk melakukan sesi QTT pada minggu pagi. Nah posisi pagi QTT dan siangnya balap tentu harus ada cara jitu agar tak terjadi kecerobohan. Posisi saat itu benar-benar tergencet jadwal. Beberapa mekanik tentu punya komentar beratnya race kemarin.
Haris “Mletis” Sakti kepala mekanik Sidrap Honda Daya KYT Nissin IRC Trijaya yang pertama kami temui. “Tentu repot. Pagi sudah tegang di QTT sehabis itu sudah siap-siap buat balap. Jeda untuk memperbaiki motor kalau terjadi kerusakan parah mepet sekali. Di usahakan team jangan membuat kecerobohan itu saja..” wanti Mletis.

Acos Lalang sependapat dengan kata Mletis. “Harus. Jangan sampai luput dalam prepare sebelum race..” singkat Acos yang mengandalkan Ricard Taroreh di team Yamaha Yamalube 549Â Jasti Putra NHK FDR Kaboci.

Menurut Totok Suroto menilai semua harus cermat. “Tapi di team kita siap. Soalnya terbiasa di HDC balap dua race. Anggap saja balapan ini seperti itu. Jadi berfikirnya team harus pintar jangan panik,” kata Pak Toto.

Jadi punya kesimpulan sendiri-sendiri…
Foto : Hafid | Penulis : Hafid




