Beranda Headline MPM Motor Berikan Tips Rawat Motor dan Cara Berkendara Pasca Letusan Gunung...

MPM Motor Berikan Tips Rawat Motor dan Cara Berkendara Pasca Letusan Gunung Kelud

0
987
Dua orang biker mengenakan masker untuk menghindari terhirupnya debu vulkanik
Pengendara bermotor melintas jalanan, Jumat(14/02) pagi saat debu vulkanik turun menyelimuti kota Surabaya
Pengendara bermotor melintas jalanan yang berdebu, Jumat(14/02) pagi saat debu vulkanik letusan gunung Kelud turun menyelimuti kota Surabaya

OtomotifZone.com – Surabaya. Gunung Kelud di Kediri pada Kamis(13/02) kemarin, pukul 22:50 waktu setempat meletus dengan dasyat. Dalam letusannya Kelud memuntahkan isi perut bumi, yaitu Lahar, batu, pasir dan debu vulkanik. Akibatnya banyak warga diungsikan agar tidak terkena dampak negatif dari muntahan tersebut. Kota Kediri menjadi salah satu kota yang terkena dampaknya secara langsung. Selain itu ada beberapa kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah yang menerima kiriman abu vulkanik tersebut.

Dua orang biker mengenakan masker untuk menghindari terhirupnya debu vulkanik
Dua orang biker mengenakan masker untuk menghindari terhirupnya debu vulkanik

Yang patut diwaspadai dari abu vulkanik tersebut adalah dampaknya terhadap kesehatan manusia dan juga dampaknya terhadap kendaraan bermotor.

Abu vulkanik yang mengandung silika sangat berbahaya bagi manusia. Jika terhirup dapat menyebabkan penyakit paru-paru Silikoisis, yang menyebabkan sesak nafas dan akhirnya menyebabkan kematian. Begitu juga dampak terhadap kendaraan.

Ir.Purwanto
Ir.Purwanto

“untuk kendaraan yang terkena abu vulkanik, sebaiknya secepatnya dilakukan penyemprotan dan pengecekan,” terang Ir.Purwanto, General Manager Technical Service Division MPM Motor.

Lebih lanjut Purwanto menambahkan, “Terkait dengan dampak letusan gunung Kelud (debu vulkanik terhadap motor), kami mempunyai beberapa tips. Hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan penyemprotan/mencuci motor dengan tekanan tinggi dan menyeka dengan sabun. Hal ini agar debu vulkanik tidak masuk ke dalam filter, mesin, sok beker, cvt dan lain-lain. Karena jika sampai masuk, pasti akan mempercepat proses keausan. Yang kedua, Safety Riding / Cara berkendara. Dalam berkendara di jalan yang berpasir akibat letusan gunung berapi (Kelud) sebaiknya kita menggunakan masker, helm fullface, sepatu yang menutupi mata kaki, menjaga jarak, dan juga dengan menyalakan lampu, ” tambahnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana alam Kelud ini, MPM Motor mengadakan service gratis pasca bencana bagi pengguna motor Honda. Layanan tersebut berupa pemeriksaan motor dan cuci secara Cuma-Cuma.

“Mulai Sabtu ini (15/02), selama seminggu kedepan  kami mengintruksikan kepada AHASS Kediri, Tulungagung, Blitar, Malang, Madiun, dan Ponorogo untuk mengadakan pemeriksaan gratis. Hal ini agar masyarakat dapat tetap beraktifitas pasca bencana,” sambung Purwanto.

Tidak hanya itu, PT Mitra Phinastika Mulia selaku dealer utama sepeda motor Honda di wilayah Jawa Timur dan NTT  juga akan mendirikan Posko service gratis di GOR Kediri. Selain itu diberikan discount sebesar 30 % bagi pengguna Honda yang melakukan penggantian spare part terkait bencana alam Kelud.

Penulis: Hendra Sonie | Foto: HS

Berikut Tips dari MPM Motor terkait bencana alam Gunung Kelud (Berkendara di jalan Berpasir).

1.Pastikan tubuh dalam keadaan sehat

2.Menggunakan riding gear (Helm full face, jaket, sarung tangan, serta masker)

3.Gunakan sepatu yang menutupi mata kaki

4.Sebelum berkendara, pastikan motor bersih dari debu vulkanik

5.Motor dalam keadaan normal (chek kelangkapan lampu, sein, spion)

6.Pastikan filter udara terpasang

7.Kurangi tekanan ban dari 29 psi menjadi 20 psi agar ban memiliki  traksi yang baik di pasir.

8.Periksa kebersihan dan kesiapan rem

9.Jaga kebersihan rantai dan cvt

10.Selesai berkendara, bersihkan motor dari pasir/debu vulkanik

11.Pijakan yang kuat pada foot step dan memindahkan berat beban ke belakang

12.Jika menikung, pindah berat beban kedepan motor

13.Sebisa mungkin tidak melakukan pengereman diatas pasir

14.Jaga jarak dengan kendaraan lain

15.Tetap dijalur yang aman. Ikuti tapak kendaraan lain, karena pasir pasti lebih padat.

16.Pasir basah relatif lebih aman dibanding pasir kering