BerandaHeadlineMudik Rame-Rame Bareng Honda Capai 507 Pemudik

Mudik Rame-Rame Bareng Honda Capai 507 Pemudik

Kasatlantas Surabaya, AKBP. M.Sabilul Arif saat meninjau langsung serah terima motor pemudik di MPM Sedati-Sidoarjo
Kasatlantas Surabaya, AKBP. M.Sabilul Alif saat meninjau langsung serah terima motor pemudik di MPM Sedati-Sidoarjo

OtomotifZone.com – Surabaya. Program mudik rame-rame 2013 yang digelar oleh PT MPM Motor dibuka pada Senin (5/8). Bertempat di MPM Sedati-Sidoarjo, pendaftaran untuk mudik gratis ini dibuka dari pagi hingga siang hari. Total pesertanya mencapai 507 orang, dengan rincian : 500 orang dewasa dan anak-anak, sedangkan 7 adalah balita. Untuk motor sendiri berjumlah 207.

Mudik rame-rame ini mengambil rute Surabaya-Madiun dengan fasilitas yang diberikan kepada pemudik antara lain: Truk unit untuk mengangkut motor pemudik, Bus untuk pemudik, Bingkisan lebaran, dan Bahan Bakar Minyak (BBM) 2 liter.

Pengosongan bahan bakar minyak dari motor pemudik
Pengosongan bahan bakar minyak dari motor pemudik

“Sejak adanya himbauan dari Pemerintah tentang mudik aman, MPM mempelopori mudik aman menggunakan bus sejak 2011, dan kali ini merupakan tahun ke-3. Sebelumnya MPM menyelenggarakan Kawal Mudik bagi pengguna motor Honda yang dilakukan sejak 2004 lalu,” terang Drajat Nugroho, Service Engineer MPM.

Program tahunan Honda  ini selalu mendapat support dari Polri, mengingat hal ini mengedepankan keselamatan banyak orang terkait budaya mudik masyarakat Indonesia setiap Hari Raya Idul Fitri.

“Honda sebagai produsen motor, memfasilitasi mudik dengan aman. Dengan konsep mudik bareng ini, ada beberapa hal yang bisa ditekan, antara lain: mengurangi kepadatan volume lalu-lintas dalam 1 detik, mengurangi pemudik sepeda motor, mengurangi angka kecelakaan lalu-lintas oleh kendaraan pribadi, dan mengurangi korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu-lintas,” ucap AKBP. M.Sabilul Alif, Kasatlantas Surabaya disela-sela kunjungannya saat serah terima motor pemudik.

Kasatlantas Surabaya, AKBP.M.Sabilul Arif meninjau langsung pengangkutan motor ke dalam truk
Kasatlantas Surabaya, AKBP.M.Sabilul Alif meninjau langsung pengangkutan motor ke dalam truk

Lebih lanjut M.Sabilul Alif menegaskan, “Terkait penggunaan motor sebagai sarana mudik, tidak bisa dipisahkan dengan masyarakat. Hal ini karena terjangkau untuk kalangan tertentu dan ekonomis. Namun ini tidak bisa untuk jangka panjang,” tutupnya.

Namun demikian Polri menghindari penegakan hukum kepada masyarakat yang mudik menggunakan motor dengan muatan berlebihan. Salah satu upaya yang terus dilakukan Honda bekerjasama dengan Polri adalah terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya mudik menggunakan motor, seperti yang dilakukan pada jumat (2/8) kemarin di Taman Bungkul Surabaya.

Penulis: Hendra Sonie | Foto: HS

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot