OtomotifZone.com-Salatiga. Keputusan nekat Aep Dadang berbuah manis, meski masih cukup umur turun balap dikelas MX 85cc, namun sang crosser nasional asal Soreang Jawa Barat ini membuat keputusan cemerlang, sang putra naik kelas sebelum waktunya dan berbuah podium.
Egen Xavier Supriatna adalah putra Aep Dadang Supriatna, harus rela mengorbankan karier balapnya dikelas MX 85cc karena postur tubuh yang terlalu tinggi, sontak harus melepas point dikelas tersebut saat Kasal Cup Kejurnas GTX MX Junior JC Supertrack putaran 1 Mojokerto beberapa bulan lalu.

Keputusan naik dan balap dikelas MX 125 cc dimulai saat gelaran kejurnas MX putaran 1 2023 garapan MPS Pandeglang Banten bulan Mei lalu, dan kemudian kembali berlaga dikelas yang sama di JC Supertrack putaran 2 Tegal bulan Juni, dan dipenampilan ke 3 di JC Supertrack putaran 3 Salatiga, gambling sang ayah berbuah manis.

Hasil polesan Jhony Pranata, sang legenda MX Indonesia ini berbuah hasil positif, berkat latihan keras yang dilakukannya di Bali beberapa waktu lalu dan gemblengan kerasnya, pembalap yang bernaung dibawah bendera Team 76 Djagung MX Dunlop Orca Hud Ftw nomer start 35 ini finish diposisi 4 moto 2 kelas MX 125 cc, sementara dimoto 1 harus puas finish diposisi 8 karena sempat tertahan fightnya beberapa crosser didepannya.
Moto 2 menjadi momen penting Egen, meski baru turun 3 kali dikelas neraka, dimana kelas ini dihuni para pembalap-pembalap nasional dengan pengalaman dan jam terbang yang jauh lebih dahulu dari Egen, namun kengototan warisan bapaknya membuat pembalap belia ini pantang menyerah, meski memar ditangan akibat jatuhpun tak dirasa. JC Supertrack putaran 3 Salatiga 2023 Minggu lalu (23/7) menjadi titik awal kebangkitan Egen dikelas ini.

“Tangan Egen masih sakit dan sudah menjalani teraphi, sebelum race saya sempat bertanya sakit apa engga? dijawab engga, bagi saya tidak ada kata menyerah sebelum bendera finish dikibarkan, dan itu mungkin yang terparti pada diri Egen”, papar Aep Dadang yang putranya pemegang KIS Jatim.
Hal senada juga disampaikan Jhony Pranata, “Egen sangat cepat adaptasi handling dikelas MX 125cc, meski baru beberapa kali turun dikelas ini, namun Egen punya kemauan keras dan akhirnya terbukti bisa podium meski kelas ini dihuni crosser-crosser senior dikelasnya“.
Ranting tidak akan jatuh jauh dari pohonnya. Selamat Egen, maju terus pantang kendur.




