OtomotifZone.com – Lamongan. Boleh berbangga para racer asal kota Soto Lamongan Jawatimur. Ini karena helatan Open Roadrace Championship 2017 Lamongan mendapat kesempatan menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya di kalender balap motor di Jawatimur tahun 2017. Betapa tidak, meski hanya disesaki 145 starter di 11 kelas yang dilombakan, namun animo penonton di sirkuit dadakan jalan menuju perumahan Sukomulyo kecamatan kota Lamongan menjadi ramai (22/1). Apa penyebabnya, Ini karena Lamongan sudah vakum kegiatan balap motor semenjak dua tahun lalu karena seputar alun – alun Lamongan sudah di stop untuk kegiatan balap motor bilang Agung Siswanto COC Lomba didampingi Kompol Chadjad Tjahjadi Kabag Ops Polres Lamongan

Dari beberapa kelas yang dilombakan, di katagori seeded masih sepi peserta. Dari prakiraan para pebalap Jatim masih menunggu bagaimana regulasi yang bakal diterapkan di balap motor tahun 2017. Bahkan ada beberapa tim masih saling mengintip motor apa saja yang akan dipakai. “Sebenarnya sudah kita sosialisasikan lewat beberapa media juga web site dari IMI Jatim maupun PP IMI tentang regulasi untuk Motorprix 2017 terutama di kelas Mp1,2,3,4,5 dan 6, dan intinya motor berkapasitas 150 cc untuk kelas Mp1,3 dan 5 sedangkan kapasitas 125 cc bisa di bore hingga 130 cc untuk Mp2,4 dan 6 “ jelas Donny Maharjono ketua Juri Lomba. Dari kelas – kelas ini, diharapkan Mp1 Seeded sudah mempersiapkan motornya dengan kapasitas 150 cc tune up Injeksi untuk nanti kejurnas Motorprix.

Dikelas Mp5 lebih seru ketika pebalap muda berbakat mampu mengendalikan Motor standart 150 cc dengan kecepatan tinggi. Meski spesifikasi mesin motor masih relatif standart, namun keberanian jago jago cilik patut diacungi jempol. Karena dilihat berat motor dibatasi 135 kg dengan spesifikasi mesin 4 tak 150 cc berdiri dengan lincahnya melibas trek aspal sirkuit diterik matahari. Dari sembilan peserta di Mp5, tercatat benar-benar pebalap muda yakni Wahyu Nugroho, M.Ifat Fahmi dan Farel, ketiganya duel untuk memperoleh posisi terdepan.“ Ini yang disebut pembibitan murni untuk masa depan “ timpal Moy Arifin juri Lomba.

Kelas Matic dibuka untuk dua kelas yakni Matik 130 cc standart (MP7) dan kelas Matic Standart 115 cc Wanita. Di kelas wanita yang kini semakin marak di Jawatimur, lagi – lagi pebalap tuan rumah Dyan Primitha masih memimpin, meski sempat dua lap menjelang garis finis sempat mendapat perlawanan sengit dari Fisichela dari Tim Pujirahayu Lamongan. Fisihela diuntungkan fisik prima namun kecolongan di lap terakhir pada putaran balik menjelang garis finis. “ Fisik terkuras karena memang terik matahari sangat menyengat dan saya ikut dibeberapa kelas yakni Mp4 dan Matic “ ujar Dyan.

Ditunggu Kiprah pebalap Seeded di Tahun 2017 ..
Penulis | Foto : DIKi

