Beranda blog Halaman 1048

Yuk Gass Lagi Balapan Ke Bodisa

0
Balapan Bodisa Motor Sport

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Sirkuit Non Permanen Lanud TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor – Jawa Barat nampaknya akan segera menjadi tempat bergulirnya kembali ajang perlombaan balap lurus. Siapa lagi kalau buka Bodisa Motor Sport, racing organizer asal Kota Tangerang Selatan ini akan segera menggelar 2 hajatnya di tempat tersebut pada (10-11/4/2021) yakni Drag Bike dan Drag Race.

Bertajuk Kejurda Banten Drag Bike 201 M untuk balap motor dan juga Bodisa Drag Race 201 M. Sebanyak 19 kelas perlombaan untuk drag mobil dan juga 24 kelas balapan untuk drag motor. Untuk perlombaan balap mobil tidak ada perubahan, namun untuk balap motor ada update an terkini di mana ada beberapa kelas dihapuskan dan diganti dengan yang baru.

Kelas terbaru untuk drag bike ini ada 3 yang terkini, 2 baru dan 1 kelas khusus wanita kembali di matic 130cc. Bukan tanpa alasan untuk sang pemegang komando Bodisa Motor Sport, Haji Bahrudin melakukan penyegeran  dalam ajang balap drag bike miliknya ini. Tidak lupa juga pemilik nama beken Haji Pesek ini selalu mengingatkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang ada dan menjaga kebersihan dalam event balapannya. 

bodisa motor sport
Haji Asep Bahrudin (Sebelah Kiri) Bersama Tody Andreas

“Event besok tetap sama seperti event-event terhadulunya saat wabah pandemi ini, tetap mematuhi ketat protokol kesehatan yang ada. Bagi yang melanggar akan kami denda dan beri sanksi pastinya. Untuk drag motor besok 24 kelas 3 kelas baru, dan untuk mobil besok akan menjadi pengganti JU Bracket sebab kemarin bentrok dengan Kejurnas Sentul. Pendaftaran sudah mulai dibuka,” terang jelas Haji Bahrudin langsung kepada Penulis. 

protokol kesehatan bodisa motor
Salah Satu |Protokol Kesehatan Yang Tidak Dilupakan Oleh Bodisa Motor Sport Dalam Eventnya

Yuk tunggu apalagi jangan sampai terlewat karena tidak tahu update-an terkini seputar zona otomotif, segera daftarkan motor balap dan pembalap andalan kalian. Info selengkapnya bisa hubungi langsung informasi kontak yang tertera dalam flyer di bawah ini. Dan tentunya pantengin terus hanya di www.otomotifzone.com.

flyer drag bodisa
Kejurda Banten Drag Bike Bodisa 201M
flyer drag bodisa
Bodisa Drag Race 201M

Cara Perawatan Main Stand Pada Sepeda Motor

0

OtomotifZone.com – Bandung. Side Stand adalah salah satu komponen yang sangat penting di dalam sebuah sepeda motor yang berfungsi untuk menopang beban kendaraan dengan menggunakan side stand atau lebih dikenal dengan standar samping.

Pada beberapa jenis sepeda motor, bagian side stand sudah dilengkapi dengan fitur keamanan yang diberi nama Side Stand Switch. Fitur ini hadir untuk memberikan keamanan bagi pengendara jika lupa mengembalikan side stand ke posisi yang sebenarnya pada saat sepeda motor dalam keadaan menyala.

Sub Departement Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora, Ade Rohman mengatakan, “Semua jenis motor matic Honda saat ini sudah dilengkapi fitur Side Stand Switch. Hal ini akan memberikan rasa aman dan meminimalisir adanya potensi kecelakaan saat motor matic dengan mesin hidup tapi hanya ditopang dengan standar samping. Karena pada posisi ini ban belakang masih menapak ke jalan sehingga akan sangat berbahaya jikalau ada yang memainkan handle gas.”

Selain Side Stand, begitu juga dengan Main Stand atau Standar Tengah menjadi salah satu bagian komponen yang sangat penting karena berfungsi untuk menopang keseluruhan beban kendaraan secara seimbang dalam kondisi roda belakang terangkat. “Namun jika ada endapan kotoran dan cipratan air hujan dapat menyebabkan standar tengah bermasalah atau macet tidak bisa digunakan,” ujarnya.      

Apabila main stand tidak berfungsi dengan baik, ada beberapa tips yang harus dilakukan oleh pemiliknya, diantaranya:

Main Stand

1. Disarankan untuk menggunakan Main Stand setiap hari, hal ini akan menghilangkan adanya potensi karat yang menempel antara shaft dengan pipa Main stand. “Sehingga dalam jangka panjang, main stand tersebut akan selalu berfungsi dengan baik dan meminimalisir mengalami kemacetan akibat adanya karat di antara shaft dengan Main stand,” kata Ade.

2. Lumasi Shaft Main stand secara berkala, hal ini sangat penting dilakukan untuk mencegah timbulnya karat antara shaft dengan pipa main stand. Pelumasan yang baik dilakukan dengan cara sebagai berikut:
a. Posisikan sepeda motor pada side stand switch.
b. Lumasi shaft main stand dari arah sebelah kanan.
c. Pelumas bisa menggunakan cairan penetran atau chainlube yang mempunyai kadar pelumasan baik.
d. Lakukan secara berkala setiap 1 (satu) bulan atau sehabis di cuci ataupun sehabis melewati jalanan yang terkena air hujan dan banjir

Main Stand

Main stand kekinian dilangkapi dengan fitur pemisahan pergerakan antara shaft dengan main stand. Sehingga hal ini mempunyai beberapa keunggulan dibandingkan dengan generasi terdahulu, diantaranya:  
1. Main stand bisa menopang kendaraan dengan sempurna.
2. Terdapat pemisahan pergerakan antara shaft dengan main stand.
3. Ada Indikasi kemacetan apabila sudah mulai muncul karat di dalam pipa main stand
4. Pengguna sepeda motor dapat mengetahui secara dini apabila ada indikasi kerusakan
5. Tidak muncul karat didalam pipa main stand dengan perawatan yang tepat dengan adanya indikasi dari kelancaran pergerakan main stand.

Editor : Suhendri Wibowo | Sumber : DAM

Dyan Primitha Alami Kecelakaan, Mobil Hancur Tertimpa Pohon

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Kabar duka datang dari ranah Otomotif. Pebalap wanita alami kecelakaan saat berkendara dengan mobil. Dia adalah Dyan Primitha. Pebalap asal Jawa Timur yang alami kecelakaan ketika berkendara (18/3/21) di Ciamis, Jawa Barat. Mobil hancur tertimpa pohon besar.

Mulanya dia sedang ingin berpergian ketika sore hari. Hujan rintik turun membasahi daerah Ciamis. Yang mana kala itu dirinya sedang berada di kampung sang suami. Tapi saat berkendara tiba tiba pohon besar jatuh menghantam mobil bagian depan.

” Aku itu sore rencana mau cari makan mas. Karena pesan ojek online beli makan tidak dapat dapat. Akhirnya saya jalan sendiri cari makan. Saat perjalanan itu memang cuaca gerimis dan mendung. Tapi dijalan tiba tiba pohon tumbang mas. Rencana aku mau menghindar tapi tidak bisa. Ya langsung pohon jatuhin mobilku. Aku sempat shock dan kaget karena kondisi aku sekarang sedang hamil,” ujar Dyan langsung kepada Otomotifzone.

Dyan Primitha Lady Racer dari Jawa Timur
Dyan Primitha Lady Racer dari Jawa Timur

Lanjutnya,” Aku sekarang posisi kan lagi di Ciamis di Kampung suami. Karena sekarang suami sedang balap di Subang. Tapi Alhamdulillah aku tidak apa apa mas. Alhamdulillah masih dikasih selamat,”

Alhamdulillah, meski tragedi ini Dyan tidak alami masalah. Hanya saja mobil Dyan pada bagian depan hancur karena tertimpa pohon. Semoga ini kejadian terakhir dan tidak ada kejadian seperti ini lagi.

Untuk kalian tetap hati hati di jalan. Musibah tidak tau dan tidak dapat diprediksi. Tetap hati hati di jalan dan selalu pentingkan keselamatan

Panitia ICP Beri Sanksi dan Denda Kepada Pelanggar Protokol Kesehatan

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Tidak main main panitia Indonesian Cup Prix (ICP). Mereka akan berlakukan sanksi tegas untuk gelaran mereka akhir pekan ini (20-21/3/21) di Sirkuit Gery Mang Subang, Jawa Barat. Sanksi tegas ini akan berlaku kepada masyarakat yang akan hadir dalam gelaran ini. Terutama mereka yang tidak mematuhi peraturan dalam hal protokol kesehatan.

Kesehatan memang sangat pentin untuk kehidupan. Terutama dalam situasi saat ini yaitu pandemi Covid 19. Beberapa kegiatan harus tertunda dalam situasi saat ini. Deny Wajonk beserta rekan rekan yang akan menyelenggarakan event balap ICP tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Dan ini bukan omong kosong. Pihak panitia ICP akan tindak tegas bagi kalian yang hadir di event Indonesian Cup Prix dan akan dikenakan denda. “ Denda Rp. 200.000 sampai pengusiran bagi yang melanggar,” jelas pamphlet yang mereka buat.

Jadi kalian jangan coba coba untuk melanggar peraturan kesehatan yang diterapkan. Kalian diwajibkan menggunakan masker. Rajin cuci tangan juga menjadi kesadaran diri sendiri ditengah pandemic. Selalu jaga jarak untuk memutus tali penyebaran covid 19.

Ingat kesehatan mahal harganya. Jadi tetap jaga kesehatan kalian di event Indonesian Cup Prix. Jangan sampai tidak. Untuk info terupdet Indonesian Cup Prix, kalian bisa terus pantengin beritanya di OtomotifZone

Foto: INDOCLUB

IM3 Indosat Ooredo Pakusarakan Open Grasstrack 2021 Sukabumi : Juara Umum Pemula Jadi Milik Dadan Ardiansyah

0

OtomotifZone.com – Sukabumi. Juara Umum di kelas Pemula jadi milik Dadan Ardiansyah, pembalap asal Pangandaran yang bernaung di tim GTD KMS Platinum Apparel SRP Segitiga Baja saat berlaga di gelaran IM3 Indosat Ooredoo Pakusarakan Open Grasstrack Seri I 2021 di sirkuit Yudha Dirgantara, Komplek Satrad 216 AURI, Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, (13-14/3) akhir pekan lalu.

Hal itu terlihat ketika pembalap yang menggunakan nomer start 3 ini berhasil kumpulkan total jumlah 65 poin dari 3 kelas yang diikutinya. Masing-masing Bebek Standar Pemula Jabar berada di urutan tiga, kelas Bebek Modif Pemula Jabar bertengger di posisi pertama, sedangkan di kelas FFA Pemula Jabar harus puas di urutan ke tiga.

Pembalap dengan postur jangkung dan berambut agak gondrong ini mengungkapkan jika dirinya punya obsesi dan motivasi pada event yang bakal di gelar sebanyak 3 seri ini. Tentu tidak lain adalah gelar Juara Umum dari sejal awal putaran sampai final nanti.

Dadan Ardiansyah raih Juara Umum Pemula

“Torehan poin dari gelar juara kali ini bakal jadi bekal untuk 2 seri tersisa nanti dan saya akan terus berjuang supaya dapat kumpulkan lagi torehan poinnya, agar bisa semakin banyak jumlah angka supaya jadi Juara Umum di akhir seri final,” sebut Dadan Ardiansyah.

Saat ditanya soal trek di event kali ini, Dadan antusias berujar jika ini adalah salah satu lintasan terbaik dan sangat kental dengan grasstrack. “Sirkuit ini bikin persaingan jadi makin sengit apalagi dengan panjang 1,4 kilo meter. Selain oleh skill dan fisik pembalap makin teruji, setingan mesin dari para mekanik juga terlihat lebih kompetitif,” cuap Dadan Ardiansyah.

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

Panitia ICP Siapkan Test Rapid Gratis!!!

0

OtomotifZone.com – Subang. Akhir pekan ini event Indonesian Cup Prix dipastikan berjalan (20-21/3/21) di Sirkuit Gery Mang Subang, Jawa Barat. Yang mana panitia akan tetap terapkan protokol kesehatan. Sampai sampai, panitia akan terapkan test rapid secara gratis. Deny Wajonk punya konsep dan permudah event berjalan.

Ditemui langsung OtomotifZone.com, Deny menjelaskan sebagai panitia penyelenggara akan terapkan protokol kesehatan seperti arahan IMI. Sampai sampai, Deny berkerja sama dengan Smilling West Java. Jadi Deny akan menerapkan event Indonesia Cup Prix bebas dari Covid 19.

“ Mulai sabtu aka nada free antigen. Yang mana kita berkerjasama dengan Smilling West Java. Jadi pengunjung yang hadir akan diberikan free test Rapid Antigen. Ini merupakan bentuk sosialisasi kesehatan di sector roda dua. Kita dukung juga program pemerintah,” ujar Deny Wajonk.

Deny yang menggelar event ini bersama H. Putra 969 Racing Team ini patuhi protokol kesehatan seperti yang sudah diterapkan oleh Bamsoet selaku ketua PP IMI saat ini. Selain itu kegiatan seperti ini supaya menjadi sebuah kebiasaan. Meski baru beberapa event saja yang menerapkan wajib hasil Rapid test.

“ Awalnya memang berat untuk merubah kebiasaan. Tapi aturan new Normal harus kita lakukan. Karena harus ada upaya menghidupkan kembali sector perekonomian otomotif khususnya roda dua,” tutup pria bertubuh jangkung.

Memang mungkin baru ICP selaku event roda dua yang menerapkan seperti ini. Kalau roda empat, Eshark Rok Cup Indonesia akhir pecan kemarin juga sudah terapkan konsep seperti itu. Semoga dengan kegiatan seperti ini kegiatan otomotif kembali berjalan meski ditengah pandemic.

Keras, HRCT Jambi Optimis Juara di ICP

0

OtomotifZone.com – Subang. Indonesian Cup Prix (ICP) menjadi event yang mengundang daya tarik sendiri dari berbagai daerah pecinta otomtoif di Indonesia. Terbukti tim HRCT asal Jambi akan ikut turun memanaskan persaingan (20-21/3/21) di Sirkuit Gery Mang Subang, Jawa Barat.

Dalam hal ini tim asal Sumatera ini memang sengaja datang langsung dari Jambi ke Subang untuk ikut serta dalam event yang berkerjasama dengan H. Putra 969 Racing Team tersebut. Mereka membawa beberapa armada  andalan mereka untuk tarung dengan berbagai team yang ikut serta. Terlebih dua pebalap Jambi, Wahyu Nugraha dan Farel Valentino mereka ajak berjuang di ICP.

“ Kita sengaja turun gelaran Indonesian Cup Prix di Subang ini. Kita sudah siapkan beberapa armada. Dan kita juga sudah setting sejak jauh jauh hari hanya untuk turun dalam gelaran event tersebut. Tiga motor kami siapkan yaitu motor Mp1, Mp3 dan Bebek 2T 125 TU kita bawa,” ujar Hendrix owner tim HRCT Jambi.

Tapi nanti dulu, meski mereka sudah persiapkan secara matang bukan hal mudah mereka bisa menang nantinya. Karena mereka harus berhadapan dengan tim tim lain yang juga sama sama sudah siapkan kuda pacu mereka untuk tarung digelaran ini. Seru nampaknya dan panas persaingan dalam gelaran Indonesian Cup Prix akhir pecan ini. Ikuti berita terupdate dari Indonesian Cup Prix hanya di OtomotifZone.com

IM3 Indosat Ooredoo Pakusarakan Open Grasstrack 2021 Sukabumi : Penghormatan Terakhir Saat Briefing Untuk Akmal Jocong

0

OtomotifZone.com – Sukabumi. Di tengah waktu briefing peserta yang dihadiri oleh para pembalap, terselip do’a penghormatan terakhir untuk Almarhum Akmal Jocong, pembalap asal Sukabumi yang meninggal dunia beberapa hari jelang event IM3 Indosat Ooredo Pakusarakan Open Grasstrack Seri I 2021.

Akmal Jocong adalah salah satu pembalap muda berprestasi yang sering cetak gelar juara di ajang balapan grasstrack khususnya di seputaran Jabar. Diketahui pula dari informasi yang di peroleh penulis jika event seri perdana ajang kali ini bakal jadi gelaran yang sudah ditunggu dan dipersiapkan jauh-jauh hari oleh Akmal Jocong.

Namun rupanya hal itu hanya tinggal kenangan saja, karena kurang dari satu pekan lalu kabar meninggalnya Akmal Jocong ini di dapat setelah Almarhum mengalami kecelakaan saat naik motor di jalan raya pada malam hari.

Almarhum Akmal Jocong semasa hidupnya

Tentunya kabar ini membuat kaget para pembalap lintasan tanah maupun pelakon grasstrack yang mengenal sosok pribadi Akmal Jocong. Almarhum dikenal cukup dekat dengan siapa saja yang berada di kancah balap tanah Jabar dan murah senyum ini.

“Makanya untuk menghormati sosok Akmal Jocong ini, saat briefing di pagi hari dengan pembalap saya sempatkan waktu untuk mengirim do’a dari semuanya pada Almarhum dan semoga di terima di sisi Allah Swt, Aamiin,” tutur Nuke Ahadiyat, dari Bhieghoss Concept yang langsung memimpin do’a saat briefing.

Semoga almarhum Akmal Jocong Husnul Khotimah. Aamiin..

Penulis : Obeth | Foto : Obeth & Istimewa

IM3 Indosat Ooredoo Pakusarakan Open Grasstrack 2021 Sukabumi : Rhevaldo Nyaris Sapu Bersih Kelas 15 Tahun

0

OtomotifZone.com – Sukabumi. Rhevaldo nyaris sapu bersih predikat juara pertama di kelas 15 Tahun dalam ajang IM3 Indosat Ooredoo Pakusarakan Open Grasstrack Seri I 2021 yang berlangsung di sirkuit Yudha Dirgantara, Komplek Satrad 216 AURI, Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, (13-14/3) pekan lalu.

Pembalap asal Sukabumi yang memperkuat tim PDS 22 Metro Kenari DJP RTM ini bermain di 3 kelas, 2 diantaranya adalah kelas Bebek Standar 15 Tahun dan FFA 15 Tahun. Satu kelas lainnya di FFA Pemula Lokal Sukabumi.

Rhevaldo nyaris sapu bersih kelas 15 Tahun

Di kategori FFA 15 Tahun, pembalap yang punya nama lengkap Rhevaldo Iskandar ini berhasil ada di podium pertama setelah mengalahkan Ari Ladomex, pembalao asal Banjar dari tim Barka Racing Squad yang berada di urutan kedua.

Sedangkan di kelas Bebek Standar 15 Tahun, Rhevaldo harus bertukar posisi di urutan kedua di bawah Ari Ladomex yang mampu menundukkan aksi dari Rhevaldo yang terus menempel ketat dan keduanya sempat terlibat persaingan cukup sengit sejak lepas dari gate start hingga finish.

“Alhamdulillah bersyukur sekali dengan hasil ini, saya bisa rebut juara 1 dan 2 di kelas 15 Tahun. Di kelas FFA Pemula Lokal Sukabumi saya alami sedikit masalah dan harus puas di urutan ke empat,” kata Rhevaldo yang biasa di panggil Aldo.

Rhevaldo juara di kelas 15 Tahun dan FFA Pemula Lokal Sukabumi

“Usia Aldo saat ini baru 15 Tahun dan masih cukup jauh juga untuk terus berprestasi di balapan grasstrack. Memang ada bakat dari saya yang dulu pernah bermain di ajang balapan tanah ini. Semoga ke depannya nanti Aldo bisa terus cetak prestasi terbaik di setiap event grasstrack,” ungkap H. Jhonny Iskandar, ayahanda dari Aldo.

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

Profil : Imam Safi’i – Malabar Semarang, Belum Kendur!

0

OtomotifZone.com-Semarang. Imam Safi’i atau Malabar Racework Semarang. Buat kalangan grasstrack nama ini bukan lagi nama yang awam terdengar di media online juga sosial media. Sedangkan orang lama juga bukan nama biasa karena dulu Malabar Racework Semarang aktif di kelas 2T dan juga Underbone 110cc Seeded.

Jaman lawas era Underbone ada Adi AW, Devi Tembong pasti pengamat balap kembali ingat dengan sosok di balik layar tersebut. Dari dunia grasstrack nama besar Rizky HK, Edi Aryanto, Akbar Toufan, Giancarlo Fiesta, dan pembalap luar Jawa sudah pernah di tangani. Tapi nama pak Iman Safi’i lebih condong ke grasstrack sih. Terlebih Rizky HK dan team Rehobat Malabar mencetak juara Powertrack lima kali berturut dari 2014 sampai 2018. Belum lagi event kejurnasnya.

Imam Safi'i atau Malabar Racework Semarang
Imam Safi’i bersama pasukan Malabar Racework..

Sejarah awal Imam Safi’i memulai di dunia balap sudah sejak muda. Beliau bermula jadi joki motor milik Sindu Adhikara tak lain pemilik Rehobat era pertengahan 90an. Lanjut menekuni mesin dan membuka bengkel sendiri di kediamannya di jl. Malabar, kecamatan Gajah Mungkur, Semarang. Ikut meramaikan ganasnya persaingan Underbone di era 2000 kala itu. Nama Semarang turut melambung salah satunya karena pak Imam Safi’i.

Lalu garis sebagai tuner pun sedikit berpindah haluan ketika tahun 2005. “Saat itu ada teman di Kalimantan Tengah untuk buat mesin grasstrack,” kata Pak Imam. Tahun tersebut team Kalimantan Tengah milik Freddy – Surya Sawit punya pembalap Elly Azhar dan Guntur. Sampai tahun ini pun dia masih menggarap mesin untuk team tersebut dengan pembalapnya tak lain anak bos team sendiri, Giancarlo Fiesta. Bersama Elly, Pak Imam berhasil mengantarkan dirinya sebagai juara nasional grasstrack 2005.

Lebih dari 15 tahun menggeluti dunia grasstrack dan pahit manis sudah di lalui. Terlebih tahun ini banyak mekanik muda yang makin pintar membangun mesin grasstrack tak mengendurkan usaha mekanik kelahiran 12 Januari 1971 ini. Bengkel baru sekarang lebih luas. Didukung juga punya tempat dynotest sendiri di belakang. Karena Pak Imam kini juga kembali ke Road Race di kelas 2T.

“Yang jelas banyak libur corona ini saya punya waktu buat riset. Tidak terganggu dengan jadwal balap. Bisa lebih konsentrasi mas. Bengkel-bengkel balap grasstrack sekarang sudah merata, tidak boleh lengah biar tetap tetap ada di jajaran depan,” kata Pak Imam yang masih kawal team Rehobat di kancah Gokart, menemani Nathan tak lain putra Sindu Adhikara.

Imam Safi’i (Malabar Racework)
Jl. Malabar 15, Gajah Mungkur, Semarang, Jawa Tengah

Penulis : Hafid | Foto : Hafid